27.Menangis

26 9 0
                                        


"Salsa, tolong bangun! Jangan buat kita menunggu lama," ujar Aksara sambil menangis dengan derasnya air mata.

"Kalo gitu, ambil saja ginjal saya," teriak Aksara dengan nada kecewa.

"Jangan egois, kamu juga masih butuh ginjal," bentak Areksa karena ia juga tidak mau kehilangan adiknya.

"Bang, kenapa dunia ini kejam? Kenapa harus Salsa yang harus berjuang sendirian? Kenapa harus dia?" teriak Aksara karena ia tidak mau kehilangan sahabatnya Salsa.

"Tolong bangun, Sal," pinta Keyla pada temannya.

"Tolong jangan sampai kamu benar-benar pergi," seru Saskia memohon.

"Kami mohon, Sal, kamu harus bangun biar bisa membuat kita bahagia," ujar Aksara sambil memegang tangannya.

"Salsa, kamu harus tahu, kita khawatir di sini menunggu kamu," kata Alisa dengan nada pelan.

"Salsa, bisa bangun kan? Bisa membuat kita ketawa lagi kan? Tolong bangun sekarang, jangan tinggalkan kita," seru Astila meminta Salsa agar ia segera sadarkan diri.

"Salsa, lihat aku, kamu tahu kenapa aku nangis? Aku ingin kamu sadar, Sal," ujar Ana dengan air mata yang perlahan terjatuh.

"Jangan buat kita menunggu lama," ujar Alifah karena ia merasa sangat tidak berdaya.

"Bangun, bangun! Tolong bangun," teriak Silpia dengan kecewa.

"Sal, kamu sudah 5 bulan koma. Jangan lama-lama tidurmu, cepat bangun," ujar Alifah meminta agar cepat bangun.

"Aku capek, Sal. Kamu tahu, uang kas kita sudah nunggak sampai 5 bulan. Jika kamu tidak bangun, makin banyak utang aku ke Valhalla," seru Hanagaki Takemichi sambil menangis.

BLUE ROSE {TAMAT}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang