Pertama kali Kuliah

30 17 1
                                        

Pagi tiba. "Sayang, bagaimana keadaan mu?" tanya Aksara pada Salsa.

"Keadaan ku baik-baik saja, Mas! Sudah aku ingin pergi mandi sekarang karena ini pertama kalinya aku kuliah," jawab Salsa dengan semangat.

"Ya, baby! Tapi bagaimana jika kita mandi bareng?" serunya mengajak Salsa.

"Mas...." ujar Salsa ketakutan.

"Kenapa, Mas juga belom mandi lho," seru Aksara dengan nada menggoda.

"Sudahlah, Mas," ujar Salsa karena ia sudah mulai ketakutan.

Salsa masuk ke dalam kamar mandi dan meninggalkan Aksara sang suami. "Dingin banget, sumpah!" gumam Salsa karena airnya sangat dingin.

"Gimana kalo gua lepasin dia dulu biar tenang," batin Aksara dengan obsesi nya.

"Huh, syukurlah! Gua kira Aksa bakalan ada," ujar Salsa karena ia belum siap.

"Aksa nggak nyangka kamu bakalan kayak gitu. Bukannya kamu itu baik banget orangnya, kamu juga penyayang, nggak pernah bersikap seperti ini. Ada apa denganmu, Aksa? Aku capek kalo kamu kayak gini terus," batin Salsa sambil berpikir.

"Eh, istri aku udah cantik aja," puji Aksara membuat Salsa tersenyum.

"Baby Aksa, kamu makan dulu ya?" tanya Salsa karena ia sudah masak untuknya.

"Iya, aku bakalan makan kok hari ini. Ya, kali aku nggak makan. Maaf, sifat aku yang semalam, kamu pasti kaget kan. Maaf ya, Aksa, nggak bermaksud kayak gitu, Rapunzel," ucap Aksara sambil meminta maaf.

"Ya, nggak apa-apa kok," ucap Salsa.

"Baby Aksa, mau kuliah boleh nggak kalo kamu yang antar?" ucap Salsa.

"Ya, boleh donk sayang! Kan kampus kita sama, karena kita beda jurusan juga pasti beda kelasnya juga. Jadi, kamu harus hati-hati jangan sampai kamu berbicara atau menggoda lelaki lain. Kalo kamu ketahuan berbicara dengan lelaki lain, kamu Aksa hukum atau kamu mau hal semalam terjadi lagi," ujar Aksara sambil menggodanya.

"Nggak, aku janji nggak bakalan kok! Tapi kalo ada yang ngajak kenalan boleh nggak?" ujar Salsa karena ia sudah menikah.

"Boleh kalo yang ngajak itu cewe, kalo cowok nggak boleh," ujarnya dengan kesal.

"Kamu cantik banget hari ini! Udh, yuk kita berangkat kuliah! Ingat omongan aku tadi, jangan deket-deket sama cowok lain, ok?" serunya dengan tegas.

"Ya, aku ingat sayang," sahut Salsa karena ia tidak mungkin melakukan hal seperti itu.

"Cecepat naik mobilnya biar aku yang nyetir!" teriak Aksara pada Salsa.

"Kita nggak pakai motor," jawab Salsa karena ia sudah lama tidak mengendarai motornya.

"Nggak kan, sekarang kita udah nikah jadi kita pakai mobil, baby!" seru Aksara menyuruhnya untuk menaiki mobil bersama.

Mereka menaiki mobil.

"Baru pertama kali aku naik mobil bareng kamu, baby Aksa!" ujar Salsa dengan senang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Baru pertama kali aku naik mobil bareng kamu, baby Aksa!" ujar Salsa dengan senang.

"Ini juga pertama kali aku naik mobil bareng kamu, Rapunzel," jawab Aksara menatap romantis pada Salsa.

"Baby Aksa, semoga suatu saat nanti kita punya baby," ujar Salsa karena ia ingin mempunyai baby.

"Kalo baby nya cowok, kamu namain apa?" tanya Salsa dengan bingung.

"Aku mau namain Kaivan Alexander," jawab Aksara karena menurutnya itu adalah nama yang bagus.

"Kalo cwek, kamu mau namain apa, Rapunzel?" tanya Aksara pada Salsa.

"Aku mau namain Anzelia Putri Salsabila," jawab Salsa karena itu nama yang sangat baik.

"Nama yang bagus," sahut Aksara karena menyukai namanya.

Sesampainya mereka di kampus, "Wah, ternyata ini ya Universitas Internasional! Bagus banget, sayang," pujinya dengan bagus.

"Udah ya, aku mau di perguruan dokter dulu," ujar Salsa karena mereka memilih perguruan yang berbeda.

"Ya, aku juga mau masuk di perguruan perusahaan," seru Aksara karena mereka ingin mempunyai mimpi yang harus mereka gapai.

"Jangan lupa makan bekal nya, baby," pesan Salsa agar Aksara tidak telat makan.

"Ya, sayang! Bay bay, jangan lupa makan juga ya, cantiknya Aksa," ujar Aksara karena Salsa juga tidak boleh telat makan.

"Ya, ganteng ku Aksara Alexander," jawab Salsa membuat Aksara tersenyum.

Sesampainya Salsa di perguruan dokter, "Wah, bagus banget!" gumamnya ketika Salsa masuk ke universitasnya.

"Oh, ini Salsabilla ya yang ngambil jurusan kedokteran? Salam kenal, aku Alex Ferguson," ujar Alex sang senior karena ia harus mengajarkan Salsa.

"Salam kenal, aku Salsabilla," sahut Salsa dengan ramah.

"Oh ya, aku senior kamu," seru Alex dengan sombongnya.

"Ya, mohon kerjasamanya," jawab Salsa dengan sopan.

"Ya, ada senior cewek juga lho, kamu tinggal pilih mau diajarin sama siapa," ujarnya karena ada senior cewek juga.

"Halo, aku Putri Vionika! Salam kenal, semoga kita bisa menjadi rekan kerja yang akrab," sapa Putri pada Salsa.

"Salam kenal juga, aku Salsabilla," seru Salsa sambil memperkenalkan dirinya.

"Kita mulai prakteknya ya," ujar Salsa karena ia tidak sabar.

"Ya, ini dia! Jika suatu saat kamu memiliki pasien yang mengalami gangguan mental, kita bisa menenangkan nya lalu baru kita periksa bagian mana yang sakit," seru Putri sang senior perempuan.

"Tapi bagaimana jika lukanya sudah parah, Ka?" tanya Salsa karena ia masih pemula.

"Kita bisa memberikan obat nya dulu agar bisa menghilangkan luka nyeri nya," ujar Putri mengajarkan.

"Oh ya, aku paham! Terima kasih," jawab Salsa karena ia mulai paham.

"Oh ya, sekarang bagian kamu berlatih dengan senior lelaki yaitu Alex," seru Putri karena Alex juga salah satu dokter yang sangat ramah.

"Oh ya, jika ada pasien yang mengalami gangguan kecemasan, kau bisa menenangkan dulu dan memberikan nya obat agar ia tenang," ujarnya sambil mengajarkan nya.

"Kau bisa memberikan obat penenang atau juga menghibur nya agar pasien bisa merasakan sesuatu hal yang lebih baik," seru Alex karena ia juga memiliki waktu untuk beristirahat.

"Ok, untuk kali ini kita sudahi praktek nya," ujar Putri sang senior perempuan.

"Oh ya, ingat ya! Esok kita bertemu lagi sebelum jam 8," serunya memberi tahu.

"Ya, terima kasih," jawab Salsa karena ia merasa senang.

"Ok, sekarang kalian semua boleh pulang," seru Alex karena ia juga merasa sangat lelah dan ingin istirahat.

BLUE ROSE {TAMAT}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang