menjaga si kembar

9 2 0
                                        

Kaivan dan Anzelia mulai menginjak usianya yang ke-2 tahun, mereka masih sangat lucu dan juga mungil.

"Kaivan sayang, sini jalan!" senyum Salsa sang ibu menyuruhnya berjalan sambil melatihnya.

"Mama, mama, maam!" cicit Kaivan dengan nada sedikit cadel.

"Anzelia cantik, sini jalan sama mama, ayok nak!" ujar Salsa sambil melatihnya.

"Masyaallah, tabarakallah! Anak mama sama ayah udah bisa jalan," seru Aksara dengan senang hati.

"Papa apa papa?" celoteh Anzelia sambil mengunyah makanannya bayi nya.

"Lucunya anak papa dan mama," puji Aksara sambil menggendongnya.

"Sini dulu sayang, si kembar nya aku mau ngasih dia makan sun dulu," ujar Salsa karena ia sedang menyuapi anaknya.

"Sun," gumam Aksara sambil menyuruhnya untuk mencium pipinya.

"No," jawab Salsa dengan kesal.

"Ayok kita makan dulu ya, Kaivan Anzelia cantik!" tambah Salsa dengan ramah.

Salsa mulai menyuapi si kembar dan memberikan nya makan sun.

"Uhuk uhuk uhuk!" si kembar itu tersedak dan mulai membuat Salsa terpanik.

"Sini minum dulu sayang," ujar Salsa sambil memberikan nya minuman.

"Cie lagi pada ngapain nih?" ejek Avana sambil tersenyum manis karena melihat tingkah si kembar.

"Aduh duh kembar kamu makin lucu aja sih," puji Avana sambil menggendongnya.

"Iya nih, sal anak lho semakin lucu aja ya tiap hari," puji Mitsuya karena menyukai tingkah si kembar.

"Avana lho bener-bener ya, orang si kembar lagi gua suapin main gendong aja," omel Salsa dengan marah karena ia tidak mau anaknya digendong tiba-tiba pada saat ia sedang makan.

"Ya maaf," jawab Avana sambil mengembalikan nya kembali ke roda bayi nya.

"Woy bro, lagi ngapain lho?" teriak Takemichi menyapa Aksara yang sedang santai menikmati secangkir kopi.

"Lagi ngopi gua bro," jawab Aksara dengan lantang.

"Gila baru punya anak dua aja udah jompo lho," ejek Mitsuya sambil menahan tawanya.

"Jompo mata bapak lho, jompo gua dari muda dulu juga sering ngopi," sahut Aksara dengan marah.

"Iya juga sih ya, gua juga sering ngopi dulu," gumam Mitsuya menyadari nya.

"Nah berarti lho udah jompo dari dulu," ejek Aksara mengejek nya balik.

"Ya nggak lah," jawab Mitsuya terkejut mendengar perkataan dari Aksara.

"Masa," sahut mereka dengan lantang.

"Wah nggak nyangka ya, sekarang kita udah sukses gitu aja," ujar Salsa dengan senang hatinya.

"Ya bener banget, biasanya kita bandel nakal dulu, sekarang tiba-tiba aja kita udah jadi calon CEO yang hebat," puji Robi dengan tiba-tiba datang di hadapan mereka.

"Bener, sekarang juga gua udah sukses dan gua juga Alhamdulillah udah jadi dokter yang menolong banyak pasien," seru Salsa tersenyum manis karena menikmati kesuksesan nya.

"Alhamdulillah akhirnya Genk Valhalla sukses dan bisa menjadi salah satu panutan," ujar Hanan dengan elegan.

"Iya ya Alhamdulillah banget," jawab Hinata dengan senang hati dan merasakan kebersyukuran atas kesuksesan nya dan temannya.

"Eh ayam ke jedot tiang listrik," kaget Mitsuya dengan terkejut karena melihat Robi dan Hanan tiba-tiba datang.

"Kebiasaan nih berdua kalau datang kagak bilang-bilang kayak gini," teriak Salsa karena ikut terkejut.

"Ya maaf, namanya juga gua," ujar Robi dengan polosnya.

"Lain kali kalau datang itu bilang ucap assalamualaikum, bukan malah datang tiba-tiba," seru Aksara menasihati nya.

"Ya assalamualaikum," ujar Robi dan Hanan secara bersamaan.

"Waalaikumsalam telat bro," sahut mereka menjawabnya.

"Cie yang mau tunangan nih kayaknya," ejek Salsa ikut senang.

"Oh jelas gua mau tunangan," sombong Robi girang.

"Cie udah tunangan aja nih," ejek mereka dengan senang hati.

"Iya kan gua orangnya setia, jadi langsung nikah plus tunangan," ujar Robi dengan sombong.

Mereka pun ikut tertawa dan ikut senang karena teman mereka masing-masing sudah memiliki tunangan dan sebentar lagi akan menikah dan menjadi ayah dan ibu untuk anak mereka.

BLUE ROSE {TAMAT}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang