29.Sadarkan diri

28 10 1
                                        


"Eksa, Eksa, coba lihat Alsa cantik, kan?" ucap Salsa di ingatan Areksa waktu kecil.

"Aksa, kamu coba lihat jepitan Alsa bagus, kan? Warna pink biru," ujar Salsa di ingatan Aksara.

"Eksa nyebelin," kata Salsa di ingatan Areksa.

"Pasien mulai sadarkan diri," seru sang dokter memberi tahu.

"Salsa sudah sadar dari koma-nya?" tanya Areksa dengan gembira.

"Alhamdulillah, akhirnya doa kita selama ini tidak sia-sia," teriak Aksara dengan bahagia.

"Yaudah, yok kita kesana lihat Salsa," ajak Avana sambil berjalan.

Setiba di ruang inap, "Salsa, kamu sudah bangun?" tanya Areksa.

"Eksa, aku kenapa? Kenapa aku ada di sini?" jawab Salsa sambil bertanya.

"Kamu koma, Sal. Kami menunggu kamu bangun dari tadi di sini," sahut Aksara memberi tahu.

"Kamu tahu, Sal, kamu koma hampir 1 tahun. Kami semua sedih lihat kamu," ujar Avana memberi tahu dengan senang.

"Tapi sekarang kamu baik-baik saja, kan?" ujar Aksara sambil memegang tangannya.

"Ya, aku baik-baik saja. Gimana kabar Clara sama Naoto? Mereka juga baik-baik saja, kan, Eksa Aksa?" tanya Salsa pada Areksa.

"Mereka baik-baik saja kok, cantik," jawab Areksa membuat Salsa merasa tenang.

"Syukurlah," sahut Salsa dengan lega.

"Maafin aku, aku jadi ngeropotin kalian," seru Salsa meminta maaf.

"Nggak apa-apa kok," jawab Areksa karena sekarang ia merasa sangat baik karena Salsa sudah merasa baikan.

"Kamu baru bangun, pasti lapar, kan?" tanya Aksara membuat Salsa terkejut.

"Nih, makan dulu, ok?" seru Areksa sambil memberikan makanannya.

"Suapan pertama, aaaa," ujar Areksa sambil membawa makanannya.

"Eksa, aku kayak anak kecil, tahu nggak? Aku malu kalau disuapin kayak gini," kata Salsa dengan bahagia.

"Bocilnya Eksa nggak boleh malu," ejek Areksa sambil tertawa.

"Nih, minuman nya, Sal. Diminum ya, cantik. Ingat, bocilnya Aksa jangan malu-malu," ujar Aksara membuat Salsa mencubitnya.

"Lho, tahu nggak? Nungguin hampir beberapa bulan," ketus Avana dengan kesal.

"Lain kali kalau ada masalah, cerita," ujar Hinata dengan kesal.

"Makanya kalau apa-apa jangan dirahasiakan," seru Saskia dengan ramah.

"Banyak luka yang harus kamu tanggung, tapi kamu sendiri malah ngerasain ini semua," ujar Keyla menasihati Salsa.

BLUE ROSE {TAMAT}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang