38.Berdamai

31 14 1
                                        

Sesampai nya di BSD city

"Udh lama kita nggak kesini ya, Aksa! Ini lah kisah ku dengan Areksa," ujar Salsa karena disinilah mulai terbentuk keakraban mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Udh lama kita nggak kesini ya, Aksa! Ini lah kisah ku dengan Areksa," ujar Salsa karena disinilah mulai terbentuk keakraban mereka.

"Ya, tempat ini punya cerita, Sal! Cerita gua, Abang Eksa, dan lho," seru Aksara karena ia mengingat tempat ini.

Tangerang bersama cerita kasih sayang dan juga kenangan bagi Salsa Bila dan juga Aksara. Mereka biasanya pergi bertiga bersama Areksa, namun hari ini hanya datang berdua saja bersama Aksara. Kebaikan Areksa akan selalu mereka kenang, dan Tangerang lah yang menjadi saksi mereka bertiga sebelum kepergian Areksa.

"Sal, gua ingat banget dulu kita sering bercanda sama-sama disini," senyum Aksara tak lupa pada abangnya Areksa.

"Gua ingat tempat ini, kita pernah mendengar segala canda tawanya," ujar Salsa karena ia juga ingin mendengar canda tawa nya lagi.

"Areksa, kenapa lho pergi terlalu cepat? Kita semua belum sedia di tinggalkan oleh orang sebaik lho," seru Salsa sambil teriak.

"Abang gua, kenapa lho ninggalin kita berdua? Kenapa lho pergi terlalu cepat, bang?" ujar Aksara dengan nada sambil teriak.

"Kita belum siap ditinggal lho ketua, kenapa lho harus pergi secepat ini?" teriak semua anggota Valhalla.

"Teriakan apapun yang lho mau," kata Salsa sambil teriak.

"Padahal Areksa adalah ketua yang sangat baik dan juga bijaksana, kenapa harus pergi?" ujar Mitsuya karena mengetahui bahwa ia pantas menjadi ketua yang baik.

"Bawa dia kembali," tangis Salsa sambil teriak.

"Udh yok, kita semua udh meneriakkan semuanya," ujar Avana karena mengetahui hal tersebut membuat sahabat nya menangis.

"Gua boleh minta tolong sama lho pada nggak?" ujar Salsa meminta tolong.

"Boleh minta tolong apa?" jawab Avana dengan heran.

"Gua pengen semua anggota Valhalla ikut ziarah ke makam Areksa sekarang," ajak Salsa karena ia ingin bertemu dengan sahabatnya lagi walaupun ia hanya bisa menitipkan doa dan salam.

"Itu emang udh kewajiban kita buat ziarah ke makam nya, kenapa lho minta tolong?" seru Avana memang sudah kewajiban kita sebagai manusia untuk berziarah dan berdzikir kepada mereka yang sudah tiada meninggalkan kita semua.

"Yaudah yok, kita ziarah ke makam nya Areksa," ujar Salsa mengajak nya.

"Yok semua anggota Valhalla, kita akan ziarah ke makam Areksa," seru Salsa dengan kerinduan nya.

"Yok kita ziarah ke makam pahlawan Valhalla," sahut Hinata karena Areksa berhasil menjadi pahlawan.

"Kita ziarah ke makam Abang gua," ujar Aksara karena ia juga merindukan nya.

Sesampai nya di makam Areksa.

"Eksa, sekarang gua udh baikan, gua harap lho tenang disana," ujar Salsa menatap batu nisan sambil mengusap isak tangis dalamnya dengan derasnya air mata.

"Bang, sekarang gua sama Salsa udh mulai membaik, maaf ya kalo kita selalu ngerepotin lho bang," seru Aksara duduk disamping Salsa sambil tersenyum menahan tangisannya.

"Ketua, sekarang kita udh bisa menjaga diri sendiri, sekarang kita udah nggak berkelahi satu sama lain lagi," isak tangis Mitsuya mencoba untuk kuat.

"Ketua, gua harap lho baik-baik aja disana," ujar semua anggota Valhalla.

"Eksa, besok adalah hari kelulusan ku, aku harap aku bisa mulai dewasa," ujar Salsa memberi tahu.

"Eksa, aku harap kamu tenang ya di alam sana," seru Salsa karena ia ingin sahabatnya Areksa bahagia.

"Kamu udh nggak sakit sekarang, kamu udh bahagia disana, ku harap kamu baik-baik aja," ujar Salsa dengan nada pelan.

Mereka mulai membacakan surah Al-Fatihah dan surah Yasin untuk ketua mereka Areksa Alexander. Selesai ziarah, mereka langsung meninggalkan makam Areksa dan mencoba untuk berdamai dengan keadaan.

"Areksa, kami pulang dulu yah," ujar Salsa tak ingin meninggalkan nya namun ia harus pergi karena ia juga harus mengurus kelulusannya esok.

"Aku baik-baik saja disini," gumamnya dalam hati.

"Ketua, gua bakalan jagain si bandel ini," ujar Hanagaki karena ia berjanji akan menjaga Salsa hingga darah tetesnya.

"Gua bakalan jagain Salsa kok, ketua! Tenang aja," seru Aksara karena ia juga pernah berjanji akan menjaga sahabatnya.

"Ketua, gua bangga sama lho, jadi gua mau pulang dulu hari ini! Lho baik-baik ya di sana," ujar Mitsuya tersenyum bangga pada malam Areksa, dan ia pun sama seperti yang lainnya tidak ingin meninggalkan nya walaupun hanya satu langkah, tapi ia juga memiliki kepentingan untuk kelulusan nya.

"Ketua, gua sayang sama lho," ujar anggota Valhalla.

"Abang gua sayang sama lho, gua harap lho bahagia disana," isak tangis Aksara dengan nada berteriak karena merindukan sosok seorang kakak yang sangat baik seperti Areksa.

"Eksa, gua besok lulus! Gua lulus mau ngambil jurusan kedokteran," ujar Salsa karena ia sangat menantikan hal penting itu bersama Areksa, namun tidak bisa lagi bersamanya.

"Bang, gua juga lulus besok! Gua bingung bang, gua harus ngambil jurusan kedokteran atau manajemen perkantoran," seru Aksara karena memberi tahunya.

"Ketua, kita juga lulus lho! Doain kita ya, semoga kita bisa menjadi orang yang sukses dan bisa bangga in lho di alam sana," seru para anggota Valhalla.

"Udah ya ketua, kita pulang dulu," tangis Mitsuya sambil memberikan bunga untuknya.

BLUE ROSE {TAMAT}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang