12.Rasa sakit

34 14 0
                                        

"Eh, lho, lagi pada ngapain?" tanya Salsa pada mereka.

"Nggak kok, kita lagi ngumpul aja!" sahut Wafiq menjawabnya.

"Oh ya, gimana tapi semalam balapan nya Sal lancar?" tanya Ana pada Salsa.

"Lancar kok, aku menang tahu!" jawab Salsa.

"Oh, selamat ya!" ujar Saskia dengan ramah.

"Aku baru ja pesen makan tadi, terus makanannya udh habis!" seru Keyla memberi tahunya.

Bel masuk: Neeeeet!

"Yaudah, kita kekelas yuk, bel udah bunyi!" ajak Salsa karena bel nya sudah bunyi.

"Yaudah, ayok!" sahut mereka.

"Halo anak-anak, selamat pagi semua!" ujar sang guru matematika menyapanya.

"Pagi Bu!" seru semua murid. "Kali ini kita belajar tentang rumus polinomial ya!" seru guru matematika memberi tahunya.

"Iyh bu!" jawab semua murid.

"Oh ya, catat yang ibu tulis ya di papan tulis!" ujar guru matematika menyuruh semua murid nya untuk menyalin tulisannya.

"Iyh bu!" jawab semua murid.

"Ok, pertemuan kita hari ini sampai disini aja ya!" seru sang guru matematika dengan ramah.

"Eh, eh, asal lho tahu, kenapa ya si Salsa itu ikut balapan?" tanya nya dengan bingung.

"Iyh, padahal dia anak baik-baik, lihat aja kelakuannya sopan gitu!" jawab Ana dengan heran.

"Mungkin dia capek!" sahut Saskia berfikir.

"Nggak nyangka njiir, dia padahal baik banget, tiba-tiba aja tuh bocah ngerokok dah, gitu ikut balapan lagi!" kata Sepiah dengan kesal.

"Iyh ege!" sahut Alifah dengan heran.

"Kenapa ya?" gumam Ana dengan heran.

"Ya nggak tahu gua juga!" sahut Alisa karena ia juga merasa Salsa sangat berbeda.

Bel pulang tiba Neeeeet!

"Areksa, Aksara!" sapa Salsa sambil teriak.

"Apa cantik?" jawab mereka tersenyum.

"Kalian tahu nggak, gua mau cerita kali ini!" ujar Salsa tersenyum ingin bercerita padanya.

"Cerita aja cantik!" jawab Areksa bersiap mendengarkan nya.

"Jadi gini, kan semalam itu gua ketahuan ngerokok kan, sama lho, terus gua ikut balapan juga!" seru Salsa bercerita dengan serius.

"Terus?" sahut Aksara dengan fokus mendengarkan cerita dari Salsa dan menyimak nya.

"Mereka bilang gua anak nakal!" adu Salsa sambil bercerita panjang.

"Udh, jangan dengerin ok, apa yang mereka katakan itu salah, mereka semua nggak tahu apa yang lho rasain sebenarnya!" ujar Areksa sambil membuat Salsa semangat kembali.

"Ya juga!" seru Aksara dengan setuju. "Lagian lho ngerokok sih semalam!" cubit Aksara mengejek nya.

"Kan gua cuman mau nyoba!" sahut Salsa mengelak.

"Oh ya, kalian tahu nggak, ntar gua mau balapan lagi, boleh kan?" ujar Salsa dengan semangat.

"Boleh lakukan lah apapun yang kau suka asal tidak melampaui batas!" Jawab Areksa karena ia tidak mau teman nya terikut pergaulan bebas.

"Gua lagi banyak masalah sekarang, Eksa, jadi gua mau keluar rumah, walaupun cara gua nenangin diri dengan cara yang salah, tapi gue harap gua bisa mengatasi semua masalah yang gua hadapi!" seru Salsa mengeluh.

"Yang sabar ya, kita yakin lho kuat Sal!" ujar Areksa sambil menyediakan pundak untuk nya.

"Gua yakin lho kuat Sal!" seru Aksara sambil meyakinkan Salsa.

"Lho kuat Sal, jangan merasa sendiri, ingat ada kita disini yang nemenin lho kok!" kata Mitsuya sambil tersenyum menandakan bahwa ia percaya pada Salsa.

"Gua yakin kok lho bisa buat menghadapi ribuan masalah lho yang tiba-tiba datang tanpa diundang, gua yakin itu!" seru Takemichi memberikan nya kepercayaan.

BLUE ROSE {TAMAT}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang