"Kamu Dahlia?!!!"
"Oohh, kamu sudah tau siapa aku?" ucap dahlia menyeringai.
"Kamu mau apa dahlia? Lepasin aku, ayo buka pintu nya!!"
"Aku mau suami kamu" ucapan ini berhasil membuat diri salsa seperti tersiram air. Ia langsung tersadar sepertinya Dahlia memang perempuan yang jahat. Sesuai dengan feeling nya saat perempuan ini mengirim pesan ke lian untuk minta bertemu, ternyata ini lah semua jawaban dari keresahan nya. Wanita ini menginginkan suaminya.
"Bukannya kamu bilang, kamu sudah punya anak dan suami. Terus kenapa kamu menginginkan laki-laki lain?!!" tanya salsa tidak santai.
"Karena aku cuma sayang dan cinta sama suami kamu" jawab dahlia tanpa dosa.
"Kamu beneran gila dahlia! Kamu sama mas lian itu udah selesai, dan mas lian udah jadi suami aku"
"STOP BILANG GUA GILAAAA!!!" Dahlia kembali berteriak tepat dihadapan salsa.
Salsa tidak bisa hanya berdiam diri disini tanpa melakukan apa-apa. Sekuat tenaga salsa mendorong tubuh dahlia yang mengukung tubuhnya, hingga dahlia jadi mundur kebelakang beberapa langkah. Salsa mencoba menghindar dari dahlia, ia sedikit berlari menuju arah pintu.
Berteriak sekencang-kencangnya untuk meminta pertolongan sambil menggedor-gedor pintu toilet ini berharap ada seseorang yang dapat mendengar suara nya dari luar.
"TOLONG!!! TOLONGGG!!"
"SIAPAPUN YANG ADA DI LUAR, TOLONG!!!"
Salsa terus berteriak minta tolong dengan sisa tenaga yang ia punya, badan nya sudah begitu lemas karena cairan yang ia keluarkan tadi. Perutnya pun masih terasa panas dan mules.
Lagi-lagi dahlia menyeringai senang, dia suka ekspresi wajah ketakutan salsa yang terus meminta tolong.
Ia kembali mendekat, masih dengan senyum jahatnya. Ia mengulurkan kedua tangannya ke arah leher salsa. Salsa yang melihat itu kembali mencoba menghindar. Namun gerakannya yang lambat membuat dahlia gampang sekali untuk lebih dulu menggapai lehernya.
"Stop dahlia, jangan lakukan ini!!"
"Kenapa jangan?" tanya dahlia sengaja menampakkan wajah yang terlihat seolah polos.
"Dahlia please" mohon salsa dengan raut wajah khawatirnya.
"Kamu itu harus mati" ucap dahlia sambil tersenyum ke salsa.
Sebisa mungkin salsa mencoba terlihat tenang di hadapan dahlia, meskipun tangan wanita ini sudah berada di lehernya. Tapi salsa harus tetap tenang agar perempuan gila ini tidak mencekiknya tiba-tiba.
"Aku turuti apa yang kamu mau. Kamu mau apa dari suami ku dahlia?" tanya salsa dengan nafasnya yang sedikit tertahan.
"Aku mau, dia dan aku hidup bersama selamanya" jawabnya.
"Lantas anak mu? Suami mu? Kamu mau meninggalkan mereka?" tanya salsa.
"Aku gak pernah sayang sama mereka"
"Kenapa gak sayang? Dia kan anak mu, darah daging mu dahlia?" salsa terus berusaha untuk terlihat tenang, dan mencoba untuk mengulur waktu supaya wanita gila ini tidak melakukan hal yang lebih kepadanya. Sembari ia terus mencari cara bagaimana ia bisa keluar dari dalam toilet ini.
Lagi-lagi penyesalan muncul dari dirinya, andaikan ia mendengarkan semua perkataan lian. Ia tidak akan mungkin datang ke toilet ini dan bisa bertemu dengan perempuan gila ini.
"Mas, tolongin salsa" ucap salsa dalam hati.
***
Lian, yang baru saja sampai di toilet ini langsung terlihat bingung. Sebab, toilet yang ia datangi ini terlihat lampu nya padam. Jika dipikir mana mungkin salsa akan datang ke tempat gelap seperti ini, apalagi ia tau istrinya sangat penakut pada hantu dan tempat yang gelap.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry For Your Grudge [END]
Tiểu Thuyết ChungBuat kalian yang baca cerita ini, mohon untuk memperhatikan part nya ya. Karena no part di cerita ini tidak berurutan. Jadi di mohon untuk teliti di setiap next part, trims 💙. ### Terpaksa menikah untuk menebus semua kesalahan dimasa lalu yang bahk...
![Sorry For Your Grudge [END]](https://img.wattpad.com/cover/371685023-64-k564799.jpg)