Buat kalian yang baca cerita ini, mohon untuk memperhatikan part nya ya. Karena no part di cerita ini tidak berurutan. Jadi di mohon untuk teliti di setiap next part, trims 💙.
###
Terpaksa menikah untuk menebus semua kesalahan dimasa lalu yang bahk...
Bunyi suara dari roda koper yang di dorong oleh seseorang terdengar begitu khas di pendengaran. Suara boarding announcement pun juga terdengar nyaring di tempat yang begitu ramai ini.
Baru saja, keluarga kecil yang sangat bahagia itu telah mendarat di sebuah tempat yang begitu terkenal sekali untuk berlibur, Bali.
Lian, Salsa dan Naka, telah mendarat dengan selamat di tempat tujuan mereka berlibur. Sudah dari jauh-jauh hari Lian mempersiapkan liburan ini khusus untuk keluarga kecilnya. Bali, adalah tempat yang ia pilih untuk menghabiskan waktunya selama seminggu kedepan hanya bersama istri dan anaknya.
"Yeayyy akhirnya kita liburannnnn" seru Salsa mengembangkan senyum bahagianya. Mengangkat kedua tangannya sambil menatap sang suami yang tersenyum ke arahnya. Mata, bibir dan seluruh ornamen yang ada di wajah cantik itu terlihat begitu bahagia. Sama halnya dengan bayi yang ada di gendongannya, bayi itu ikut tertawa saat melihat Salsa yang tampak begitu kegirangan.
Lian turut mengangkat kedua tangannya. Wajah pria itu tak kalah happy memandang dua manusia kesayangannya. "Yaeyy. Kesayangan nya ayah happy?"
"Happy dong ayah" jawab Salsa meniru suara anak kecil. Lalu membuka penutup kepala Naka dengan cepat.
"Baaa" Salsa dan Lian sama-sama bersuara hingga bayi itu tertawa geli karena Lian dan Salsa yang seperti sedang mengajaknya bermain ciluk baa.
"Mas Naka happy nak?" tanya Lian mengusap lembut bayi yang masih dalam gendongan Salsa itu.
"Py... Py..." jawab Naka dengan celoteh gemas nya. Menggerakkan tangan dan kaki nya bergerak lucu.
Lian dan Salsa tidak akan pernah berhenti mengukir senyum saat bayi itu mengoceh, mulai bisa meniru suara apa yang ia dengar. Dan sudah bisa memahami, mana larangan yang boleh atau tidak.
"Pasti happy dong ayahhh" jawab Salsa ikut meniru suara bayi.
"Tapi hari ini kita istirahat dulu yaa, besok baru kita jalan-jalan. Oke?"
"Okey ayah"
"Kalau gitu yuk, kita jalan ke villa" Lian langsung merangkul Salsa sambil berjalan. Tidak lupa satu tangannya bekerja untuk membawa kedua koper mereka. Kedua nya melangkah mencari sebuah taxi yang siap membawa mereka ke villa yang sudah Lian boking dari jauh hari.
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Salsa memandang kedua laki-laki nya asik bermain di bibir pantai. Berputar-putar, mengajak bayi itu bermain dan sesekali suaminya melempar bayi itu ke udara. Senyum kebahagiaan dengan suka rela Salsa perlihatkan di bibirnya. Mungkin jika ada kata yang menggambarkan sebuah kata bahagia, akan ia sebutkan kata itu sekarang.
Pernikahan nya bersama Lian sudah jauh lebih baik, bahkan semakin bahagia saat ada kehadiran Naka di tengah-tengah mereka saat ini. Permasalahan besar Lian dan Salsa beberapa bulan lalu memang hampir saja membuat mereka hampir berpisah. Tapi justru karena ada permasalahan itu, Salsa bersyukur karena kini hubungan mereka semakin erat, semakin harmonis, semakin bahagia dan yang paling penting mereka semua sudah sama-sama saling menerima dan mengikhlaskan semuanya. Terutama untuk Yati, ibu mertuanya.