Yati berjalan di lorong rumah sakit, dengan membawa beberapa macam buah di kedua tangannya. Sama seperti hari kemarin ketika mengintip salsa dan lian, yati datang seorang diri dan tidak ditemani siapapun kecuali si supir dan si asisten yang menunggunya dimobil.
Entah apa alasan yati tiba-tiba datang ingin menjenguk menantunya pagi ini. Yang jelas, ia terlihat datang dengan niat yang baik.
Yati menarik nafasnya lebih dulu sebelum ia masuk ke dalam ruangan salsa. Barulah ia membuka pintu kamar rawat inap salsa dengan salam yang ia ucapkan.
"Assalamualaikum...."
Lian yang sedang sibuk menyuapi salsa sarapan, seketika fokus mereka langsung teralihkan. Keduanya langsung menoleh ke sumber suara.
"Bunda?" Kedua sama-sama terkejut dengan kedatangan yati. Terutama salsa, ia langsung memegang erat lengan suaminya dan menunduk takut. Ketakutan salsa kembali hadir, apalagi yang diinginkan yati pagi ini? Apakah dia akan memaksa salsa untuk pergi dari hidup lian?.
Sedangkan Lian, ia berfikir yati tidak akan berani datang kerumah sakit ini setelah kejadian kemarin. Karena lian yakin, ibunya pasti paham dengan kemarahan sang anak. Harusnya yati sudah mengerti bahwa lian sangat marah dengan nya.
"Mau ngapain bunda kesini?!" Sorot mata lian terlihat tajam, nada bicaranya mulai meninggi dan mimik wajahnya sudah terlihat marah. Walaupun yati adalah ibu nya, tidak bisa ia tutupi kalau lian pun juga sangat kesal dengan perlakuan yati dari kemarin-kemarin.
"Bang...." Yati mendekat menghampiri pasutri itu, ia memegang tangan anak laki-lakinya namun langsung di tepis oleh sang empu.
"Belum puas bunda nyakitin mantu sama cucu nya sendiri?! Cucu bunda hampir pergi, menantu bunda juga kondisi nya gak baik. Tega banget lakuin ini ke orang yang gak benar-benar bersalah sama sekali!!!" Bentak lian.
"Lian sudah bilang dan jelaskan, bahwa salsa sama sekali gak salah disini! Justru abang yang bawa salsa ke masalah ini, harusnya bunda paham dan ngerti! Apalagi bunda itu orang tua, harusnya bunda paham sama masalah begini! Bukannya malah mencelakai orang yang gak ada sangkut pautnya sama sekali!!"
"Bunda itu gak cuma nyakitin fisik salsa, tapi hatinya juga!! Bunda katain salsa yang aneh-aneh sampai nyuruh salsa pergi dari rumah. Asal bunda tau, sampai kapan lian gak akan nikah lagi sama perempuan manapun, cukup sekali hanya sama salsa. Jadi bunda gak boleh suruh-suruh salsa pergi lagi dari rumah apalagi sampai membanding-bandingkan dia sama perempuan lain!!!" Lanjutnya, masih dengan nada bicara yang tinggi dan sangat tegas.
"Mas..." Salsa mencoba menegur lian untuk meredam emosinya, karena salsa rasa lian sudah terlalu berlebihan dalam membentak yati.
"Lian mohon bun, kali ini aja lian minta tolong sama bunda. Bunda bisa gak sih, berfikir jernih sedikit!!! Kalaupun salsa itu orang lain, bunda juga tetap gak boleh lakuin ini. Salsa itu status nya istri lian bun, dan dia lagi mengandung anak lian, anak lian ini yang akan jadi cucu bunda. Bukan cucu orang lain, apalagi yang bunda bilang dia keturunan pembunuh. Bunda gak boleh bilang gitu lagi!!!!"
"Mas lian... Udah mas, kasian bunda..." salsa kembali menegur suaminya. Mengelus lengan suaminya dengan harapan semoga suaminya bisa lebih mengontrol emosinya. Ketakutan salsa perlahan hilang, justru dirinya sekarang malah kasihan melihat yati yang sudah menangis.
Sedangkan yati, ia sudah menangis sejadi-jadinya. Ini bukan kali pertama dia melihat anaknya marah dan membentak-bentak. Namun ini adalah kali pertama nya lian berucap kasar dan membentaknya seperti sedang memarahi orang lain. Hati yati rasanya seperti tergores, sakit ia melihat anaknya sendiri bersikap keras kepada nya.
"Bunda minta maaf...." Lirih yati. Tapi tidak ada respon sama sekali dari lian.
Yati beralih memegang tangan salsa, ia menatap menantu nya dengan sendu. Dan salsa pun membalas dengan tatapan yang sama sendu nya. "Caca, maafin bunda...."
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry For Your Grudge [END]
Ficción GeneralBuat kalian yang baca cerita ini, mohon untuk memperhatikan part nya ya. Karena no part di cerita ini tidak berurutan. Jadi di mohon untuk teliti di setiap next part, trims 💙. ### Terpaksa menikah untuk menebus semua kesalahan dimasa lalu yang bahk...
![Sorry For Your Grudge [END]](https://img.wattpad.com/cover/371685023-64-k564799.jpg)