Lian terus mondar-mandir di depan ruang IGD rumah sakit. Wajah kepanikan lian sangat tergambar jelas di wajah tampan nya. Lian benar-benar tidak bisa tenang jika belum mengetahui pasti kondisi salsa, ia benar-benar takut kalau mas bayi akan benar hilang dalam hidup nya.
Sudah lumayan lama ia menunggu dokter dan para suster memeriksa salsa, namun sampai sekarang satupun dari mereka tidak ada yang keluar untuk memberitahukan bagaimana keadaan istri dan calon anaknya.
Nabilla pun sama, perempuan itu juga sangat terlihat khawatir bercampur panik. Namun ia masih berusaha untuk tenang sembari duduk di kursi tunggu.
"Sebenarnya apa yang terjadi sih nab?! Kenapa bisa begini?" tanya lian ke nabilla, lian berfikir nabilla ada di saat awal kejadian tadi. Karena ia sendiri juga masih dibuat bingung dengan kedatangan ibu nya di rumah tadi. Apa lagi yang diinginkan oleh yati ke salsa?.
"Aku juga gak tau kak. Tadi aku niat nya cuma mau datang dan mau main doang sama salsa, sekalian aku mau ngasih salsa bantal khusus buat ibu hamil biar dia nyaman tidurnya" jawab nabilla.
"Eh, gak tau nya pas udah sampai aku malah liat tante yati dorong salsa gitu aja ke lantai. Aku gak bisa cepat nolong karena posisi aku masih di mobil mau masuk ke gerbang" jelas nabilla.
"Astagfirullah bunda...." Lagi-lagi yati yang menyakiti salsa. Lian harus segera bertindak keras dengan ibunya, hal seperti ini bukan hal yang pantas untuk dibuat main-main. Lian harus segera cepat melakukan sesuatu agar yati segera sadar dengan apa yang telah diperbuat nya.
Dokter maya dan beberapa suster keluar dari ruangan. Lian langsung menghampiri dokter, meminta penjelasan tentang kondisi istri dan anaknya. Dan nabilla juga sama, ia langsung bangkit dan ikut menghampiri dokter.
"Dok, gimana keadaan istri dan anak saya? Mereka baik-baik aja kan dok? Anak sama istri saya gak kenapa-kenapa kan?" cecar lian sangat terlihat panik.
"Mohon untuk tenang dulu ya pak lian" ucap dokter saat melihat kepanikan yang berlebih di diri lian.
"Alhamdulillah janin bu salsa masih bisa kita selamatkan" mendengar ini lian dan Nabilla langsung bernafas lega. Beban yang ada di pikiran lian seolah langsung musnah begitu saja saat ia tau mas bayi nya masih bisa bertahan. "Alhamdulillah...." lirihnya.
"Namun, walaupun janin nya masih bisa bertahan, tapi kondisinya lemah pak" seketika lian menatap dokter maya sendu. Begitupun juga dengan nabilla, rasanya ia sangat sedih saat mengetahui hal ini.
"Sudah terlalu sering bu salsa mengalami benturan yang cukup keras selama hamil, hal ini membuat janin yang tadinya selalu kuat jadi melemah. Apalagi jika si ibu sedang banyak pikiran, itu akan berpengaruh pada perkembangan janin. Si bayi, juga bisa ikut merasakan setres walaupun dia masih berada di dalam kandungan"
"Maka dari itu, bu salsa diwajibkan untuk bed rest total. Dari sekarang sampai menuju proses persalinan itu nanti. Bu salsa tidak boleh terlalu banyak gerak dan melakukan aktivitas yang berat. Intinya, bu salsa jangan sampai kelelahan atau terkena benturan lagi. Saya tidak bisa menjamin jika hal ini akan terulang lagi, akibatnya bisa fatal pak. Tidak hanya untuk si bayi, tapi juga untuk si ibu karena mengandung di usia yang masih terbilang muda"
"Dan untuk selama dua atau tiga hari kedepan, bu salsa juga harus rawat inap agar kita bisa pantau terus keadaannya"
"Kalau selama tiga hari bu salsa masih merasakan kontraksi seperti tadi, terpaksa kita harus ambil tindakan untuk mengeluarkan bayi sebelum waktunya, dengan kata lain bayi akan lahir prematur"
"Dan seperti yang kita tau, bayi yang lahir prematur sangat riskan. Kemungkinan bertahan hidup untuk usia janin 24 minggu sekitar 80 persen di dalam inkubator. Namun, banyak resiko dan banyak pemicu terjadi nya komplikasi. " jelas dokter maya panjang lebar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry For Your Grudge [END]
Fiksi UmumBuat kalian yang baca cerita ini, mohon untuk memperhatikan part nya ya. Karena no part di cerita ini tidak berurutan. Jadi di mohon untuk teliti di setiap next part, trims 💙. ### Terpaksa menikah untuk menebus semua kesalahan dimasa lalu yang bahk...
![Sorry For Your Grudge [END]](https://img.wattpad.com/cover/371685023-64-k564799.jpg)