Beberapa hari setelah peristiwa puncak konflik yang telah dialami oleh Zayden maupun Hael, kedua pasangan itu akhirnya kembali pulang dari rumah sakit setelah kondisi Hael telah sepenuhnya dinyatakan pulih.
"Hati-hati," ucap Zayden memegang tangan Hael, menjaganya ketika omega itu perlahan melangkah untuk menuruni mobil.
"Akhirnya kita kembali," ucap Zayden dengan nada puas dan lega.
Hael ikut tersenyum menatap Zayden yang tampak tulus lalu bergerak tanpa sadar membelai perutnya yang telah sedikit membesar.
"Aku akan mengantarkan kamu ke kamar langsung biarkan Julian yang membereskan barang-barang di bagasi."
Hael beralih menatap Julian dengan sorot mata tak enak. "Apakah tidak apa-apa?"
Julian mengangguk. "Anda masih harus banyak beristirahat," jawabnya tegas.
"Ah, oke, maaf sudah merepotkan."
"Tidak repot," jawab Zayden yang langsung merangkul erat bahu Hael dan membimbingnya berjalan memasuki rumah.
Hael mengikuti langkah Zayden dengan tenang. Omega itu begitu kecil dan mungil, terlihat lucu dan begitu pas dalam rangkulan Zayden yang memiliki tubuh besar khas seorang alpha.
"Kenapa ke lantai dua?"
Hael bingung. Dia berkedip dan menatap ke arah Zayden yang tersenyum misterius.
"Jika aku tidak salah ingat terakhir kali aku tidur di kamar tamu di bawah, 'kan?"
"Kamu tidak salah ingat."
"Lalu?"
"Aku akan membawamu ke kamar ku, ah, itu sekarang tepatnya adalah kamar kita."
Zayden terkekeh puas dengan mata menerawang jauh seperti sedang membayangkan sesuatu yang mengasyikkan.
"Kita akan tidur bersama?"
"Ya, kenapa? Tidak ada yang salah kok dengan kita tidur bersama."
Hael langsung berhenti melangkah.
Tidak ada yang salah katanya?
Bagaimana tidak ada yang salah? Bahkan mereka sebenarnya belum menikah!
"Ada apa?"
"Bisakah kita tidur bersama bahkan sebelum kita..., itu...,"
Bagaimana cara Hael mengatakannya? Tiba-tiba dia dilanda kebingungan.
Tapi sebenarnya Zayden telah mengerti maksudnya tanpa menunggu Hael menyelesaikan kalimatnya.
"Tidak ada yang salah, kita adalah sepasang kekasih sekarang, lalu untuk pernikahan itu akan segera terjadi, 'kan?"
Zayden sedikit membungkuk lalu mencuri satu kecupan ringan di sudut bibir Hael dengan tanpa beban.
"Sesuai kesepakatan kita, setelah bayi kita lahir kita akan segera menikah dan hidup membangun keluarga bersama."
Tangan Zayden terulur untuk mengelus lembut perut bulat Hael.
"Begitu."
"Uhm, tidak perlu mengkhawatirkan tentang tidur bersama lagi, oke? Karena setelah menikah kita juga akan terus tidur bersama."
Zayden sekali lagi mendaratkan ciuman ringan pada salah satu sisi pipi Hael.
"Jadi ayo kita ke kamar kita?"
"Oke."
Pada akhirnya Hael tidak mendebat lagi dan langsung kembali melangkah mengikuti langkah Zayden.
Setelah sampai di kamar Hael langsung duduk di tempat tidur. Dia memandang ke sekeliling dengan tatapan kagum.
Kamar itu jelas sangat luas dan megah. Terlihat bagus, bahkan lebih bagus dari rumah kecilnya.
"Kamu bisa mandi lalu istirahat tidur siang."
"Ah oke, tapi bagaimana denganmu?"
Zayden bergerak ke arah lemari dan mengambil piyama bermotif beruang lucu dan menyerahkannya kepada Hael.
"Aku juga akan mandi di kamar mandi lain lalu kembali dan menemanimu tidur siang disini."
Hael menerima piyama dari Zayden dengan ekspresi lugu.
"Aku akan pergi mandi dan akan segera kembali, oke?"
"Uhm oke."
Zayden mengelus kepala Hael dengan lembut sebelum mundur dan melangkah pergi keluar kamar.
Butuh waktu beberapa menit untuk Zayden mandi dan akhirnya kembali lagi ke kamarnya.
Pintu kamar dibuka memperlihatkan Hael yang rupanya telah tertidur nyaman di ranjang empuknya.
Zayden tersenyum lebar. Dia berjalan mendekat dan mulai merangkak naik ke ranjang tempat Hael tertidur.
Alpha itu menyelinap masuk ke dalam selimut yang sama dengan sang omega.
Zayden tersenyum puas, dia membawa Hael yang tertidur ke dalam pelukannya yang hangat.
Yah, inilah kehidupan bahagia mereka yang akhirnya dimulai.
---
Masih ada beberapa side story siap menyusul yang telah aku rencanakan guys jadi harap bertenang kalian semua. Hehe.
Sekedar bocoran kecil aja ya, side story ini nanti bakal full momen manis sampai Zayden sama Hael menikah nanti. Yeyy❤❤
Mari mita lupakan masalah yang kemarin dengan yang manis manis eheq😋😋
Btw aku juga nggak lupa buat ucapin makasih sebesar-besarnya buat kalian para pembacaku karena sudah mensupport diri ini yang hampir drop kemarin. Eheh, maaf juga karena sempat berpikir buat unpublish cerita ini hanya karena satu komentar jahat kemarin 🙏
Semoga kalian selalu dimudahkan segala urusan dan bahagia di manapun kalian berada. Aku sayang dan cinta kalian semua ❤❤

KAMU SEDANG MEMBACA
[END] (ABO) Crazy Accident
RomanceZayden telah melakukan kesalahan. Bukan kesalahan biasa, melainkan kesalahan gila! Bagaimana bisa dia menjadi bodoh hanya karena sebuah cinta?!! Pergi ke klub malam lalu meniduri seorang omega asing yang tidak dikenalnya. Brengsek! Sekarang baga...