LOVE ALONE

8.4K 108 13
                                        

°°°

" Nona hanya pingsan akibat benturan yang cukup kuat tapi saya sudah mengobati nya, lukanya tidak terlalu serius tapi di pastikan nona tidak terkena benturan lagi." ucap dokter wanita paru baya, Aca mengangguk pelan dirinya sungguh khawatir dengan kondisi majikan nya

" Saya sudah menuliskan resep obat nya, tolong di tebus ya, dan istirahat yang cukup , kalo begitu saya permisi"

" Baik dokter mari saya antarkan" lalu Aca dan dokter wanita itu turun kebawah.

setelah mengantarkan dokter itu, Aca segera memanggil 2 pengawal tadi, sebut saja dengan Ayan dan Ryan," bagaimana dengan kondisi nona Amara, apa sudah tenang "

" Sudah, kami memberikan obat bius seperti biasa " ucap pengawal Ryan, 2 pengawal itu memang bertugas untuk menjaga Gadis yang dikurung itu.

Amara, gadis cantik yang entah bagaimana arah hidup nya, dari dirinya berusia 15 tahun keluarga nya menjualnya kepada kakek Atmaja,atau kakek Agler, kedua orang tua gadis itu mempunyai hutang yang besar sehingga anak gadisnya yang harus menebus hutang itu.

dan Amara sendiri di berikan kepada Agler saat laki laki itu berulang tahun pada usia 16 tahun kakeknya memberikan hadiah seorang gadis yang cantik, tentu saja dirinya tidak menolak,dan beruntung nya gadis itu belum pernah agler sentuh, hanya sekedar mencium saja ,sejauh ini hanya kakek dan Papah nya saja yang tau tentang gadis itu Amara.

Setiap harinya gadis itu menghabiskan waktunya dengan melamun tanpa melakukan apapun, dirinya tidak diperbolehkan sedikit pun untuk keluar dari kamar itu, selama bertahun-tahun lamanya seluruh pergerakan nya di batasi oleh laki laki kejam itu, setiap 1 bulan sekali dirinya mendapatkan hukuman dari agler entah apa yang dirinya perbuat sehingga dirinya harus menerima pukulan sayatan.

" ya sudah, ayan tolong kamu tebus obat ini di apotek, aku menyiapkan makanan untuk nona Amara sepertinya nona akan segera bangun "

lalu kedua pengawal itu mengangguk paham dan melanjutkan pekerjaan mereka, dan kenapa tidak ada yang menelpon Agler tentang masalah ini, karena laki laki itu sudah memperingatkan kepada seluruh pengawal dan pelayan untuk tidak menggangu liburan nya, dan Arkan sendiri ikut dengan laki laki itu, disini hanya Aca dan dua pengawal laki laki itu yang menghandle mansion.

°°

disisi lain sepasang kekasih yang sedang bercumbu mesra di sebuah vila pedesaan dengan view salju, menambah kesan romantis.

" Agler...sudah " ucap lirih gadis itu dengan menarik nafas, dirinya hampir kehilangan kesadaran nya karena ulah kekasih nya itu.

dan sekarang lihat lah muka tidak bersalah itu, Anya mendengus kesal sambil mengancingkan baju nya dan turun dari pangkuan Agler.

" Ayo kita keluar bermain salju, matahari terbenam nya sangat cantik Agler " Anya berucap sambil membuka salah satu jendela, " tapi ini sudah sore dan kita baru saja sampai disini sayang, kamu juga belum makan sedari tadi, besok saja kita bermain nya " ucap Agler lembut berbeda sekali jika berbicara pada istrinya sendiri.

Anya berdecih dan menatap sekeliling villa yang memang sudah tampak sepi tidak ada seorangpun yang bermain diluar, " baiklah kita bermain besok saja, jika saja kamu enggak cium aku tadi, pasti tidak akan kesorean, ini salah kamu tau "

TOXIC AGLERCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang