HAPPY READING
°°°
" Kamu sudah gila agler, aku tidak mau terakhir kali kamu sama sekali tidak menginginkan janin itu, aku masih trauma kamu seharusnya mengerti aku " ucap cala dengan latah penuh keberanian.
dirinya sudah melewati masa-masa itu dengan ikhlas dirinya masih ingat kejamnya suaminya saat membunuh darah dagingnya sendiri tanpa merasa bersalah, janin itu tidak bersalah sama sekali.
" Yang berhak memutuskan itu aku cala, jadi terserah jika kamu menolak mempunyai anak dengan ku, aku akan tetap memaksa mu untuk mengandung janin itu "
Nafas wanita cantik itu memburu menahan emosi , rasanya diri nya ingin sekali menampar mulut suaminya itu, andai dirinya mempunyai kuasa pasti tidak akan seperti sekarang.
" Selama 4 tahun ini aku cukup bosan ,dan aku menginginkan seorang anak dan penerus ku nanti"
" kalo begitu kenapa kamu tidak menyuruh istri kedua mu untuk mengandung keturunan mu, kamu sangat mencintai nya bukan " wanita cantik itu terkekeh dengan remeh dirinya menatap sinar rembulan dari arah balkon, ia cukup muak melihat wajah suaminya malam ini.
wajah pria itu seketika terdiam membisu tetapi dirinya masih menatap cala dengan seksama, ucapan istrinya benar,tapi dirinya tidak terlalu menginginkan anak dari istri keduanya, diri nya tidak mau istri keduanya itu merasakan sakit saat melahirkan, kecuali jika Anya sendiri menginginkan anak , dirinya akan menuruti nya.
" Aku tidak ingin istri kesayangan ku merasakan sakit cala Angelina, kamu kan sudah terbiasa merasakan sakit yang sudah aku berikan,maka dari itu kamu saja yang mengandung keturunan ku nanti " ucap nya lirih penuh perintah dan membuat wanita cantik itu menoleh dan menatap tajam pada suaminya.
" itu tidak adil, kenapa hanya aku yang merasakan sakitnya, sampai kapanpun aku tidak akan mengandung anak mu, camkan itu" wanita itu berteriak emosi, tubuhnya bergetar, wajahnya terlihat panik, sepertinya panic attack kambuh lagi, 3 tahun lalu dirinya mulai merasakan gangguan mental dan juga panik yang tiba tiba saja muncul, lalu dirinya mencoba pergi ke psikolog dan ternyata dirinya terkena panic attack.
" Kamu harus tetap mengandung anak ku, aku tidak butuh persetujuan dari mu "
setelah agler mengucapkan itu,ia pergi dan meninggalkan istrinya yang dengan penyakit kambuh, meringkuk di pojok kamar, mencoba menghilangkan ingatan yang terus-menerus berputar di otaknya.
berkali-kali dirinya berteriak, meminta tolong, dengan menarik rambutnya yang awalnya terlihat lurus sedikit gelombang, sekarang terlihat kacau, wanita cantik itu terlihat sangat kacau dan memperhatinkan.
°°
" selamat pagi,tuan nona "
kedua pasangan itu terlihat mesra, menuruni anak tangga di pagi hari, Anya menyambut sapaan pelayan dengan tersenyum, pagi pertama dirinya menjadi nyonya almarja.
lalu mereka berdua duduk dimeja makan dengan berbagai hidangan yang sudah tersaji rapi, agler melihat sekitar menulis satu persatu ruangan terutama dapur.
" Kemana cala " tanya pada aca, gadis itu yang awalnya berada di pinggir Anya , pun mendekat ke arah tuan nya.
Biasanya wanita itu sudah berada di dapur sejak pagi tadi, dan kenapa pagi hari ini tidak ada.
" Nona cala sedang sakit tuan, panic attack nya semalam kambuh" ucap nya sambil menunduk.
agler sudah mengetahui jika istrinya memiliki sedikit gangguan mental, yang pasti itu dikarenakan dirinya.
" siapkan bubur dan segelas teh hangat,juga obat yang perlu dia minum, aku akan mengantarkan nya kedalam kamar " ucap nya pada aca,lalu gadis itu mengangguk, setelah nya dirinya membungkuk hormat lalu pergi kearah dapur.
" Agler kita baru saja ingin sarapan, biar kan pelayan saja yang mengantarkan sarapan nya "
Ucapan suaminya sukses membuat terkejut dirinya, dihari pertama nya di mansion ini kenapa juga wanita itu sakit, membuat kacau saja, batin nya.
" Anya ,kamu makanlah aku hanya sebentar disana hanya mengantarkan saja tidak lebih, aku juga suaminya, aku harus adil "
Agler membicara lembut sambil mengusap pipi istrinya yang terlihat sedikit berisi.
" Baiklah tapi hanya sebentar ya "
" Iya sayang aku janji, setelah ini kita akan pergi berbulan madu bukan, jadi jangan pasang wajah cemberut seperti itu "
gadis itu mengangguk dan menggenggam tangan suaminya, kedua pasangan itu akan berbulan selama 1 Minggu, maka dari itu agler menghampiri istrinya pertama nya itu untuk sedikit berbicara jika dirinya pergi selama 1 Minggu.
" Ini bubur dan yang lain nya sudah siap tuan "
Datang salah satu pelayan wanita menghampiri mereka berdua, dengan nampan berisi semangkok bubur juga teh tak lupa obat obatan wanita cantik itu.
Lalu agler mengambil alih nampan itu dari pelayan, lalu dirinya menuju keatas untuk ke kamar nya juga cala.
disisi lain seorang wanita yang tertidur pulas di atas ranjang dengan selimut menutupi sebagian tubuhnya, wanita itu terlihat tenang, namun wajahnya terlihat sembab sehabis semalaman dirinya menangis.
lalu kamar wanita cantik itu terbuka menampilkan tubuh tegap suaminya dengan nampan ditangannya, lalu agler berjalan menuju ranjang dan duduk di kursi yang berada di meja rias, dirinya menduduki dan menatap wajah istrinya yang tenang.
" Bangun "
tangan agler bergerak mengusap pucuk rambut istrinya, juga sesekali mengusap pipi wanita cantik itu, setelah beberapa saat cala terganggu dengan usapan itu dirinya mencoba membuka mata dan matanya pertama kali melihat wajah suaminya yang begitu datar sedang memegang nampan yang sudah dirinya ambil dari nakas.
" Makanlah cala aku akan menyuapi mu, sekarang duduk lah " ucap nya tenang dan mengambil segelas teh hangat.
wanita cantik itu mengambil posisi duduk ,lalu menurut apa kata suaminya, tubuhnya sungguh lemas tidak ada energi untuk menolak.
agler menyuapi bubur itu kepada istrinya, dan cala menerima nya tanpa menolak, lalu setelah 5 kali suapan dirinya menolak.
" Sudah,aku sudah kenyang "
Wanita cantik itu berbicara dengan lirih hampir tidak terdengar di telinga, tapi agler mendengar nya, lalu pria itu memberikan 2 butir obat,cala menerimanya dan meminum obat itu, setelah nya suasana menjadi canggung dengan Agler yang hanya diam menatap wajah pucat istrinya,lain juga dengan cala yang menunduk menatap selimut nya.
" Aku akan pergi 1 Minggu dengan Anya untuk berbulan madu"
agler memecahkan keheningan kamar itu , lalu cala mengangguk paham mengerti.
" Yaa pergi lah "
agler berdiri dan membungkuk tubuhnya kearah tubuh istrinya,dan mengecup bibir pucat itu sekilas, lalu setelah nya dirinya berjalan keluar kamar meninggalkan istrinya yang sedang terdiam masih dengan tatapan yang sama.
°°°
Bersambung
KAMU SEDANG MEMBACA
TOXIC AGLER
Romansa" So all this time you didn't love me.?" "kamuu cuma jadiin aku bahan nafsu mu aja?" "Kamu masih belum move on sama masalalu kamu" "selama ini aku cinta sendirian Agler. " "Kamu masih berhubungan sama masalalu kamu Agler " " iyaa bener Sekali cala" ...
