HAPPY READING
" Aca, saya minta tolong urus nona di kamar, sepertinya dia sakit " ujar pria yang baru saja turun dari tangga, dan langsung menghampiri istri kedua nya yang berada di meja makan.
Aca sempat mengerutkan keningnya, tiba tiba sekali nona nya itu sakit, gumannya, langsung saja dirinya melangkah menuju kamar wanita cantik itu.
"Agler kamu lama sekali didalam kamar cala, aku tadi pagi mau nyamperin kamu, tapi dilarang sama aca, katanya nanti kamu marah marah" ucap anya, yang terlihat sedikit kesal pada suaminya itu.
Agler yang baru saja duduk meraih segelas air putih yang disiapkan oleh pelayan,dan langsung meneguk nya dengan rakus.
" aku jelasin dikamar ya sayang, gak enak kalo bahas disini, ayo kita ke kamar saja, dan sebagai gantinya besok aku seharian full sama kamu " ujar pria itu dan langsung di angguki oleh Anya.
Lalu mereka berdua menuju kamar wanita itu, jarak antara kamar cala dan Anya hanya selisih satu kamar saja, juga agler sekarang lebih menghabiskan malamnya di kamar istri keduanya itu.
Dilain tempat Aca membawa semangkuk bubur dan segelas teh hangat, gadis itu meringis pelan saat melihat tubuh nona nya yang terbaring diatas ranjang dengan wajah pucat, wanita cantik itu tertidur setelah membersihkan tubuhnya dari sisa-sisa bercinta.
" Nona cala " panggil nya pelan.
Cukup lama Aca memangilnya tapi tidak ada tanda tanda pergerakan dari wanita itu, dengan panik Aca mengerakkan tubuh cala dengan pelan , dan benar saja wanita cantik itu pingsan dengan sekujur tubuhnya yang panas tinggi demam.
Dengan cepat Aca keluar meminta bantuan, ia berlari menuju kamar nona keduanya, karena dirinya tau Agler sedang disana.
Aca bejalan tergesa-gesa, sambil mengetuk pintu kamar, satu ketukan belum ada tanda suara, dan tiga kali ketukan pintu itu terbuka menampilkan seorang wanita dengan raut wajah kesal dan datar.
Aca yang memang panik menghiraukan rasa kesal Anya.
" Tuan, nona cala pingsan, tubuhnya sangat panas dan pucat" ujar Aca dengan panik dirinya baru melihat wajah nona nya yang sepucat itu selama ini cala hanya sakit biasa tidak seperti tadi.
Dengan panik agler langsung saja keluar dari kamar dan menuju kamar istri pertama nya itu.
dan benar saja tubuhnya istrinya terlihat sangat pucat, dirinya menyentuh kening wanita cantik itu, panas tinggi, langsung saja dirinya mengendong turun kebawah.
" ARKAN!! SIAPKAN MOBIL KITA KERUMAH SAKIT "
teriak pria itu, suara nya mengema seluruh mansion,para pelayan dan penjaga terlihat menunduk juga panik.
Lalu Arkan datang dengan berlari, dirinya tentu saja paham dan langsung menuju garasi mobil.
Agler berlari dengan wajah panik dan juga khawatir,ia baru kali ini melihat wajah cala yang seperti ini, selama bertahun-tahun lamanya.
" Aca,kamu ikut saya kerumah sakit" ujar agler dan gadis itu mengangguk.
Lalu Arkan datang membawa mobil, langsung saja agler duduk di kursi belakang dengan cala yang dipangkuan nya dirinya sesekali menepuk pipi istrinya itu.
Aca dan Arkan duduk didepan, langsung saja mereka menuju rumah sakit.
dilain sisi Anya menatap kepergian mereka dengan wajah yang khawatir, jujur saja dirinya tidak membenci istri pertama suaminya itu, dirinya hanya kesal saat posisi pertama diambil oleh gadis asing yang agler kenal sesudah dirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
TOXIC AGLER
Romance" So all this time you didn't love me.?" "kamuu cuma jadiin aku bahan nafsu mu aja?" "Kamu masih belum move on sama masalalu kamu" "selama ini aku cinta sendirian Agler. " "Kamu masih berhubungan sama masalalu kamu Agler " " iyaa bener Sekali cala" ...
