•••
Di ruang tengah semua sudah berkumpul tapi si tokoh utama belum datang, disana sudah ada Agler cala juga Anya, yang duduk secara urut juga Bian ,Bella juga buah hati mereka.
Mereka semua menepati janji,saat gio menyuruh mereka semua berkumpul untuk memberitahukan sesuatu,tetapi pria itu belum datang juga padahal mereka sudah datang setengah jam lalu.
" Ini nih ya gio, kurang ajar banget nyuruh datang pagi-pagi, eh dia nya lama banget" crocos bella yang gemas dengan pria tengil itu.
" Sabar bell, paling macet di jalan" ucap cala, yang memang duduk di samping bella.
Sedangkan anya yang juga ikut serta dalam berkumpul, ia duduk bersama agler di kursi yang pas untuk berdua, sedangkan cala duduk di sofa panjang dengan bella juga Bian.
" Mana ada macet Minggu Minggu gini cal, paling dia masih ngebo " degus wanita itu, yang memang tidak sabar.
anya hanya berani menatap dan melihat pembicaraan mereka, dirinya juga tidak berani untuk ikut mengobrol, dirinya merasa asing dengan mereka terkecuali Bian yang memang dirinya sudah kenal sejak masih pacaran dengan suaminya.
" Eh kalian semua udah datang teryata,kirain gua yang pertama Dateng" ucap gio yang baru saja datang.
Dan mata mereka tertuju pada seorang anak laki-laki sekitar umur 5 atau 6 tahun, wajah laki-laki itu tampan juga mirip dengan gio, tak lupa wanita cantik yang berjalan di samping gio.
" Kita semua udah duduk selama setengah jam ya, seenaknya ngomong yang pertama, lihat deh ini udah jam berapa, udah mau siang" ucap bella yang memang masih kesal,dan cala kembali menenangkan wanita itu.
" Sorry sorry ya bell jangan ngamuk,kalo ngamuk terus Bian selingkuh loh nanti " ucap gio
" Lo doain suami gue selingkuh gitu hah, dasar yaa nyebelin banget "
" Aduh Bi, istri lo nyeremin banget, melebih kuntilanak merah"
" GIOOOOOOO "
Teriak Bella yang memang sudah sangat kesal, lalu Bian menyuruh istrinya untuk tenang.
" Ga usah ribut di mansion gua " Ucap agler yang sedari tadi diam sambil memainkan ponselnya.
Suara terdengar tegas, dan semua orang kembali tenang saat suara pemilik rumah menyuruh untuk diam, begitu juga dengan gio , anak laki-laki itu juga wanita yang di samping pria itu.
Mereka semua sekarang sudah duduk dengan tenang.
"Ekhem, gua ngundang kalian semua buat kumpul, gua mau ngasi tau kabar,kalo gue mau nikah " ucap gio serius.
Dan mereka semua terlihat terkejut terutama cala juga bella, sedangkan Bian agler hanya menatap gio dengan serius, mereka memahami ucapan gio barusan juga seorang wanita dan anak laki-laki di samping teman nya itu, mereka bertiga memang sudah jarang berkumpul, tidak seperti dulu.
" jelasin sama kita, kenapa lo tiba-tiba ngasi tau kalo mau nikah, dan siapa wanita itu, juga anak laki-laki yang di samping lo itu" ucap bella yang penasaran, terutama saat melihat wajah anak laki-laki itu yang memang sangat mirip dengan gio dari bentuk wajah, bola mata.
KAMU SEDANG MEMBACA
TOXIC AGLER
Romance" So all this time you didn't love me.?" "kamuu cuma jadiin aku bahan nafsu mu aja?" "Kamu masih belum move on sama masalalu kamu" "selama ini aku cinta sendirian Agler. " "Kamu masih berhubungan sama masalalu kamu Agler " " iyaa bener Sekali cala" ...
