•••
setelah 1 Minggu lebih di rumah sakit, akhirnya wanita cantik itu pulang kembali ke mansion.
dan selama 1 Minggu itu agler tidak pernah meninggalkan istri pertama nya itu selama di rumah sakit, bahkan urusan pekerjaan dan beberapa meeting dari klien luar negeri diri nya meninggalkan nya demi menemani istri dan calon bayinya itu.
perilaku aneh agler membuat cala heran, agler sama sekali tidak pernah memperlakukan dirinya sebaik dan sesabar ini, dirinya ingin bertanya tapi ia enggan untuk menanyakani nya.
dan sekarang tepat di taman depan mansion mereka berdua menghabiskan waktu bersama dengan melihat matahari terbenam sedikit demi sedikit.
" aku akan mengambilkan apel lagi" ucap agler dengan beberapa potongan apel di tangan nya.
" Tidak usah, aku sudah kenyang aku akan kembali ke kamar " ucap wanita cantik itu dan dengan sigap agler mengendong tubuh istrinya menuju kamar mereka.
" Kamu tidak usah mengendong ku, aku sudah bisa berjalan, cepat turunkan" titah cala.
Tapi sepertinya agler berlagak tuli dan tanpa sepatah kata dia tetep mengendong istri nya.
dan pemandangan yang cukup romantis itu tak luput dari mata sang istri kedua yang sedang berada di dapur, merasa diabaikan selama seminggu penuh oleh suaminya.
ia enggan untuk berbicara ataupun memulai pembicaraan dan sebaliknya agler begitu bahkan sepertinya agler lupa dengan istri kedua nya itu.
selama seminggu ini mereka berdua benar-benar seperti orang asing, bahkan saat makan malam anya hanya duduk dan tidak berbicara sepatah katapun.
dirinya marah kepada agler ya tentu saja di dirinya marah, bahkan saat cala baru pulang dari rumah sakit dirinya sangat antusias menyambut nya ,dan berbicara banyak kepada agler berbagi pertanyaan ia lontarkan, tapi jawaban pria itu hanya bilang,"cala baik baik saja ".
Dengan nada cuek dan singkat, merasa aneh dengan suaminya itu dirinya mulai membatasi diri, ia berjanji untuk tidak berbicara kepada agler sebelum pria itu menyadari kesalahannya.
disisi lain aca yang memang sedang mengaduk teh hangat itupun langsung paham dengan ekspresi wajah dari nyonya keduanya itu.
Bahkan dirinya sempat bertanya tapi anya bilang mereka berdua baik baik saja tapi seminggu ini dirinya tidak melihat interaksi tuan dan nyonya keduanya itu.
" Nyonya Anya, anda baik baik saja kan, apa anda sakit?" Tanyanya
" Tidak, aku tidak sedang sakit aca ,aku baik-baik saja, kamu lanjutkan saja pekerjaan mu ,aku mau masuk kamar, dan nanti tolong antar makan malam ku ya" titahnya dan langsung di angguki oleh aca.
Setelah pembicaraan singkat dengan aca, wanita itu pergi menuju kamar dengan membawa segelas teh hangat juga beberapa cookies untuk dirinya.
" aduh pusing banget ya kayaknya punya dua istri, yang satu lagi sakit ya perlu di perhatikan sih benar tapi yang satunya lagi ngambek merasa di abaikan aduhhh ga jadi punya suami lima deh liat tuan agler aja , ikut gila rasanya " ucap aca sambil menggaruk kepalanya menatap punggung anya yang semakin hilang.
" Enggak usah ngurusin orang lain "
Suara itu mengangetkan aca yang memang sedang melamun, dan gadis itu tau suara siapa itu, dan dirinya menoleh kearah suara itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
TOXIC AGLER
Romantik" So all this time you didn't love me.?" "kamuu cuma jadiin aku bahan nafsu mu aja?" "Kamu masih belum move on sama masalalu kamu" "selama ini aku cinta sendirian Agler. " "Kamu masih berhubungan sama masalalu kamu Agler " " iyaa bener Sekali cala" ...
