26"aruna

911 30 4
                                        

"mahal sekali kebahagiaan itu, hingga aku begitu sulit untuk mendapatkannya. Bahkan jika bisa di beli dengan uang, belum tentu gue bisa membelinya."

"By El"

"Pemilik senyuman manis, memiliki mata bulat nan hitam tatapanmu yang lucu, diri yang begitu polos hati yang tulus. Aku selalu merindukanmu di mana pun kamu berada, semoga kamu baik-baik saja gadis manis. Tak ada hari tanpa merindukanmu, kamu adalah gadis pertama yang berhasil mengambil hatiku, tapi kamu juga yang berhasil menghancurkannya,"

"Pergi dan menghilang tanpa alasan, kamu bahkan pergi di momen yang selalu kita tunggu-tunggu. Kelulusan sekolah, begitu banyak rencana kita berdua tapi tak ada satu pun yang bisa tercapai. Perginya kamu bersamaan dengan perginya hidupku, di mana kamu pergi di situ juga aku kehilangan semuanya aku kecelakaan. Bahkan di saat aku sadar aku masih mengharapkan mu untuk datang menemui ku tapi apa yang terjadi kamu malah menghilang sampai sekarang."

"Aruna pacar pertama dan terakhir ku, awalnya aku tidak mengenal apa itu cinta. Buang-buang waktu, tidak berguna, tapi semenjak datangnya Aruna cara berpikir ku mulai berubah. Tidak ada salahnya memiliki pacar, itu tidak terlalu buruk, menyenangkan bisa melakukan hal-hal yang lucu dengan pacar, tapi satu hal yang sangat tidak mengenakan yaitu sakit hati. Jika sudah mencintai maka harus siap juga sakit hati."

"Aruna sore itu tanggal 27 Desember kita resmi pacaran, kamu menghilang begitu saja bahkan jika kita masih bersama hubungan kita sudah hampir 4 tahun,"

"Sampai saat ini, aku belum mau memulai lagi apa itu menyukai seseorang, apalagi mencintai karna aku belum siap untuk menghadapi rasa sakit hatinya. Cukup kamu yang membuat aku merasakan begitu sakit hatinya di tinggalkan, aku belum bisa menerima orang baru. Otakku ingin merasakan lagi rasanya memiliki pasangan, tapi hati dan kewarasan ku menolaknya,"

"Apapun yang terjadi jangan sampai gw jatuh cinta lagi, gw gak sanggup kalo harus ngerasain lagi gimana kehilangannya,"

El menutup buku diary nya, dia baru saja menulis deretan hatinya untuk Aruna. Aruna adalah pacarnya di masa SMP dulu, gadis manis yang berhasil mengambil hatinya dan berhasil juga menghancurkannya tanpa alasan yang jelas menghilang begitu saja.

Sebenarnya faktor utama yang membuat El kecelakaan waktu kelulusan sekolah itu, karena dia ngebut di jalan. Karna dia mencari Aruna yang tiba-tiba menghilangkan seperti di telan bumi.

Dan itu salah satu alasan El kenapa tidak terlalu mau dekat dengan perempuan, dia trauma akan mencintai, dia membenci ketika mencintai seseorang tapi harus kehilangan. Ya dia memang egois ingin mencintai tapi sama sekali tidak ingin merasakan rasa sakitnya.

Maka dari itu El berfikir lebih baik dia sendiri saja dan menutup hati pada siapapun, dia akan menolak rasa apapun yang akan timbul di hatinya.

Dia akan selalu mengingat 'Aruna' gadis polos yang kuat hidup sendiri tanpa siapapun. Ya Aruna Pacar yang selalu di rindukan El sampai sekarang.

***

"Wihhh Kia banyak banget permennya dari mana?"tanya Dania ikut duduk di sofa.

Melihat anaknya yang malam hari ini wajahnya terlihat lebih cerah dan senang, membuat hatinya ikut merasa senang.

"Hehehe, dari El,"jawab Kia bersemangat dia sedang menonton tv.

Nadi Tanpa Benua (Berlanjut)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang