37

11K 671 73
                                        

Atala sudah mulai merasa bosan menonton perdepatan dadakan pinggir jalan serta iya mulai pusing karna suaminya terus saja ngebaco tepat di samping telinga nya menyuruh nya untuk kembali ke dalam mobil saja.

Maka dari itu Atala dengan wajah kesal nya berdiri dan bersiap beranjak pergi dari tempat itu.

Melihat sang istri nya akan beranjak pergi fashya pun menghentikan bacotanya dan bersiap beranjak dari tempat itu juga.

Namun belum sempat kaki fashya melangkah si ibu-ibu yang sedang mengomel itu dengan tak tahu dirinya menarik kuat tangannya dan tanpa ada takut - takutnya ia mencaci maki fashya serta menyuruh fashya untuk bertanggung jawab kepada anaknya.

Atala yang kebetulan belum melangkah jauh pun seketika tak jadi berjalan menuju mobil melainkan ia kembali berbalik karna kepo apa yang akan terjadi selanjutnya.

Atala bahkan Kemabli berjongkok di tempat yang sama seperti awal iya menonton perdebatan dadakan pinggir jalan itu.

Melihat istrinya malah kembali dan tidak jadi masuk ke mobil membuat fashya benar-benar merasa jengkel.

Dengan susah payah iya membujuk pakmil itu untuk kembali ke dalam mobil,tapi Atala malah balik lagi jongkok di tempat panas serta kotor itu hanya karna kepo.

Fashya menatap ibu itu dengan tatapan tajam serta aura yang sangat mengerikan bahkan si ibu yang tadi sok-sokan berani itu pun wajahnya seketika berubah pucat.

Tanpa aba-aba fashya menepis tangan si ibu dan langsung mencekik leher wanita setengah baya itu dengan kuat.

Atala yang sudah merasa hawa-hawa lakinya bakal ngamok pun berinisiatif ingin mendekat dan menenangkan si lakinya itu tapi gak jadi karna keduluan sama remaja laki-laki yang tadinya nemplok di jalan kini sudah ada di samping fashya dan memegang tangan kanan fashya.

"Tu..tuan..."ucap pemuda itu dengan terbata.

"To .tolong lepas..kan i..ibu..saya"ucap pemuda itu.

Atala terus memperhatikan raut sedih pemuda itu raut wajah nya nampak sangat lelah namun sorot matanya nampak kosong.

Pemuda itu nampak takut akan sesuatu dan tak memiliki semangat untuk hidup sama seperti sorot mata kakanya dulu saat akan di jual di rumah bordil kala itu.

Perlahan Atala berdiri dan berjalan mendekati si remaja yang tampak masih berusaha memohon kepada fashya agar melepaskan sang ibu.

Saat sudah dekat Atala menepuk  bahu fashya,tenag tepukanya lembut kok soalnya Atala paham situasi,nanti kalo Atala tepok nya keras Kya biasanya bisa-bisa ngambek entar si laki.

menyadari sebuah tepukan lembut istri nya fashya pun menghembuskan nafas dan dengan kasar melepaskan cekikanya pada leher si wanita setengah baya itu.

Wanita setengah baya itu seketika tersungkur ke tanah serta terbatuk batuk.

Remaja tersebut pun juga langsung melepaskan tangan fashya dan langsung menghampiri sang ibu,namun saat akan menyentuh sang ibu wanita setengah baya itu menepis tangan sang remaja yang akan membantunya serta mendorong si remaja itu.

Atala di buat terpelongo dua kali,pertama saat melihat lakinya yang dengan enteng melempar seorang wanita setengah baya yang menyebalkan menurut Atala,dan ke dua ketika melihat remaja yang nampak lemah yang sedari tadi mencoba membela dan membantu si ibu eh malah di tollak sama si ibu.

Melihat remaja itu nampak kesakitan Atala berinisiatif ingin membantu tapi fashya lebih dulu menarik Atala masuk ke dalam pelukannya den memeluknya erat.

Atala mengerti saat ini suaminya sedang menahan emosinya,tapi Atala tak mengerti ni lakinya sedang kesal karna apa?

Atala menatap santuy muka lakinya yang nampak jelek saat ini menurutnya jadi dengan lembut Atala mengusap pipi fashya biar rada mendingan tu muka, sorry ya sebelumnya Atala ini juga pilih-pilih dia gak mau punya laki gak ganteng pengecualian kalo Atala suka,MOHON DI CATAT.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 15, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Istri Mafia Cacat(BL)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang