40. A PLAN

1.5K 31 9
                                        

Holaaa guys! Apa kabar hehe?
Aku punya target ya guys, yg vote-nya banyak otomatis aku juga cepet up nya.

Makanya ayokk VOTE biar aku cepet up lagi, padahal VOTE gratis loh... tapi kok masih ada yang nggak kasih vote? Padahal itu penyemangat buat up lagi loh....... hmmm yauda deh.

Btw tolong promosiin cerita ini ke sosmed kalian dongg🥺 biar semakin banyak yg bacanya...

DAAHH AH ENJOY, HAPPY READING‼️💗💋

Kemenangan Highstar membawa kegembiraan dan banyaknya sorakan dari siswa siswi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kemenangan Highstar membawa kegembiraan dan banyaknya sorakan dari siswa siswi. Yap! Highstar memenangkan pertandingan basketball antar sekolah kali ini.

Ditengah lapangan, team Highsatar sudah saling bertos dan merangkul, tentu kemenangan mereka membawa banyaknya pekikan dari para penonton.

Liona, gadis itu membawa kantung plastik yang berisikan air minum, ia berlari ke lapangan bersama Eliza dan menghampiri cowok-cowok disana.

"IYAAAANNNNN" teriak gadis itu, ia menghampiri Althar dan langsung menghambur dalam pelukannya. "Congrats!" Liona melongggarkan pelukannya, ia memberi satu botol air yang dibawanya pada Althar.

Althar menerima air itu, "thanks"

Liona memberikan kantung plastik yang di pegangnya pada Yudha, "buat yang lain" ujarnya.

Yudha menerimanya, "thanks Na"

"Selamat ya kalian, kita semua bangga!" Sahut Eliza yang sangat antusias.

"Makasih juga, ini berkat dukungan kalian" ujar Arfan mewakili, karena berkat dukungan dari anak-anak juga mereka memenangkan pertandingan ini.

"Sebagai perayaan atas kemenangan kalian, kita adain pesta malam ini, gimana?" Ujar Eliza, mengusulkan ide tersebut.

"Wahh seru tuh, gue ngikut!" sahut Vano.

"Gasin aja gue ma, kita punya atm berjalan" timpal Yudha sambil melirik Rezvan dan Althar, "lo ikut bos, lo juga thar"

Rezvan menatap datar cowok itu, "males" ujarnya yang terbilang cukup singkat, padat, dan jelas.

"Semuanya harus ikut" Liona menyahut, ia beralih menatap Rezvan. "Lo juga ikut, Rezvan"

Seketika suasana menjadi hening, dua pasang mata itu saling menatap dengan pandangan yang sulit diartikan, mereka memang tak berbicara, namun tatapan mereka tahu apa maksudnya.

"Ehem! tenang aja, kita semua pasti ikut" ujar Arfan yang mengerti jika situasi sudah mulai terasa berbeda dari sebelumnya.

<♡>

Pukul delapan lewat tiga puluh menit, malam ini mereka semua berkumpul disebuah villa mewah, dimana pesta berlangsung. Halaman belakang yang sangat luas adalah opsi mereka untuk mengadakan pesta disana.

REZVAN : Better TogetherTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang