10.|| DISAPPOINTED

2.5K 45 1
                                        

Team jalan-jalan ke pantai or mall?

Ig : @wppeachrosse_

Selamat Membaca!!💗

"Bahkan, orang yang baru dikenal saja peduli

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Bahkan, orang yang baru dikenal saja peduli. Mengapa dia yang sudah lama dikenal memilih untuk tidak peduli?" -Liona Gisella

Jam pulang sekolah adalah waktu yang ditunggu-tunggu oleh para murid, waktu yang akan dipakai untuk bersantai dirumah bagi sebagian orang. Namun, waktu itu harus sirna ketika sekolah mereka diserbu oleh Zexars.

Kini semua orang berbondong-bondong masuk kembali kedalam kelas dan mengunci pintu rapat-rapat, mereka takut terjadi yang tidak-tidak seperti, menjadi tawanan, ataupun terkena imbasnya. Maka dari itu mereka lebih baik masuk kembali kedalam kelas dan bersembunyi.

Namun nasib baik tak berpihak pada Liona, gadis itu yang sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya kini malah tertangkap oleh Zexars. Ia terkejut ketika lengannya tiba-tiba ditarik paksa oleh dua orang lelaki berseragam putih abu yang sama dengannya namun berbeda logo.

Liona tahu betul logo itu, itu adalah logo SMA Highsky, dan ia juga tahu, jika dua orang ini adalah anggota Zexars.

Liona memberontak ketika dua cowok intu menyeretnya ke depan gerbang Highstar, tempat dimana mereka berkumpul, disana sudah ada beberapa anggota Alvagoz dan Zexars yang tengah menatap kedatangannya.

Liona ditarik paksa oleh dua cowok itu, posisinya sekarang tepat berada ditengah-tengah, antara Alvagoz dan Zexars.

Jeval-sang ketua Zexars, menghampiri Liona, "cewek kesayangan lo ini, buat gue aja gimana?" Tanyanya menatap Rezvan dengan senyum smirk.

Liona masih memberontak, berusaha lepas dari genggaman dua cowok itu, namun ternyata tenaganya kalah dengan meeeka.

"Cantik juga, gue pake boleh kali. Biar kita impas." Jeval menaik turunkan alisnya.

"Lo jangan macem-macem, berani sentuh dia, lo semua mati!" Sentak Vano dengan kasar.

"Pengecut, bisanya bawa-bawa orang lain" kekeh Arfan meledek.

Jeval mengepalkan tangannya. "Apa? Lo semua gak terima? Kita harus impas."

"Lawan lo bukan dia, anjing!" sarkas Althar yang sudah kesal, terlebih lagi mereka melibatkan orang lain.

Jeval tersenyum miring, "kalo lo mau cewek ini selamat, simpel. Akui kekalahan Alvagoz hari ini." ucapnya seraya menjambak rambut Liona hingga kunciran di rambutnya terlepas.

Liona menahan sakit ketika rambutnya ditarik dengan kencanh, ia menatap Rezvan dengan tatapan sendu, berharap jika cowok itu mau menolongnya.

"Terserah lo mau apain itu cewek. Gak penting."

REZVAN : Better TogetherCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang