07.|| THE CHANGE

2.4K 46 4
                                        

Aku lagi me revisi cerita ini, maklum kalo ada kesalahan🙏

Terimakasih untuk kalian yang sudah dukung cerita ini, dukung sampe akhir yaa, luvv guys💗💗

Vote! Vote! Vote!

Sebelum baca, kalian team mie goreng or mie rebus?

Happy Reading💋

"Tuhan, jangan biarkan semua berakhir disini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Tuhan, jangan biarkan semua berakhir disini."

"Bundaa, Lio berangkat..." Liona sedikit meninggikan suaranya agar Bundanya dapat mendengar.

Gadis itu buru-buru karena sudah telat, ia berlari sampai di halte bus yang lumayan dekat dari rumahnya. By the way, tumben sekali Rezvan tak menjemput, cowok itu juga tak bisa dihubungi.

Sebelum bus datang, Liona hendak mengambil uangnya ditas untuk membayar, "aduh lupa," gadis itu menepuk keningnya, dompetnya tertinggal dimeja makan.

Sekarang sudah menunjukkan pukul tujuh lewat sepuluh menit, dimana lima menit lagi gerbang sekolah akan ditutup, tapi jika dia kembali ke rumah untuk mengambil dompetnya tidak akan keburu.

"LIO"

Gadis itu berbalik, menoleh ke samping dimana asal suara itu berasal. "Loh, Alga?"

Motornya berhenti tepat disamping Liona, "Hai" sapanya.

Masih ingat? Orang yang sempat Liona kira staff di cafe tempatnya bekerja, yang ternyata itu adalah bosnya sendiri.

Pandangan Liona menatap pada penampilan cowok itu. Tunggu, logo baju yang dia kenakan, mengapa sama seperti bajunya sekarang? "Kamu anak Highstar?"

Alga mengangguk, "gue pindahan dan baru masuk Highstar hari ini. rumah gue dari arah sana, kebetulan gue liat lo, makanya berhenti" ujarnya menjelaskan.

"Ohh gitu ya..."

"Lo ngapain? Udah jam segini, bukannya gerbang udah ditutup?"

"ASTAGA LIO LUPA!" Gadis itu menepuk jidatnya, "Lio nebeng deh Al, boleh kan?" Tanyanya, namun Belum sempat Alga menjawab, Liona sudah lebih dulu naik ke motor cowok itu.

Alga tertawa dibuatnya, lucu sekali gadis ini, "yaudah, pegangan." Alga melajukan motornya dengan cepat, dan Liona berpegangan pada tas yang cowok itu kenakan.

Liona melihat jam dilayar ponselnya, "KITA TELAT ALGA, PASTI DI HUKUM. MANA INI HARI PERTAMA KAMU" Teriaknya agar bisa didengar oleh cowok itu.

Sedangkan Alga hanya tersenyum tanpa berniat menjawab, ia melihat wajah Liona dari kaca spion motor, dirinya kembali tersenyum saat melihat rambut Liona yang ber-terbangan mengenai wajahnya sendiri, sampai beberapa kali gadis itu merapikan rambutnya.

REZVAN : Better TogetherCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang