27.|| A WARM HUG

2.1K 40 3
                                        

Siapa yang suka Blackpink? Bias nya siapa?? Aku sih Roseeeee😍🥰

Btw jangan lupa VOTE & KOMEN‼️

"Setidaknya, biarkan waktu terhenti

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Setidaknya, biarkan waktu terhenti. Aku hanya ingin berada dalam dekapannya." -Liona Gisella

Liona mengeratkan hoodie yang dikenakannya-guna menghangatkan tubuh, nmun kini usahanya sia-sia, hujan turun sangat deras, baju yang di pakainya sudah terlanjur basah semua.

Tadinya, Liona hanya berniat mampir sebentar untuk membeli sate langganannya yang letaknya tak jauh dari rumah. Tapi ternyata ia tak bisa menahan diri untuk tidak makan langsung di tempat. Menurutnya, sate akan terasa jauh lebih nikmat jika disantap selagi hangat, terlebih itu adalah sate favoritnya.

Awalnya langit sama sekali tak menunjukkan tanda-tanda hujan. Karena itu, Liona tidak membawa payung. Namun gugaan itu ternyata keliru, hujan turun-tepat setelah ia menghabiskan satenya. Mau tak mau, gadis itu harus menerobos hujan demi bisa sampai ke rumah.

Liona tak berniat menunggu hujan reda. Jam di ponselnya sudah menunjukkan pukul sembilan lewat empat puluh malam. Jika ia menunggu, entah sampai kapan hujan akan berhenti. Bisa jadi ia malah akan terjebak di sana semalaman.

Langkah Liona tiba-tiba melambat ketika pandangannya menangkap dua pria bertubuh gempal yang duduk di atas sebuah motor-tak jauh di depannya. Keduanya menatap ke arahnya dengan sorot mata yang membuat bulu kuduk meremang.

Dari cara berpakaian dan gestur mereka, Liona menduga kedua pria itu adalah preman. Tanpa sadar, ia memegang hoodie yang dikenakannya lebih erat. Jalan yang harus ia lewati hanya satu, dan itulah jalan yang kini ditempati dua pria tersebut. Bukan karena ingin sok berani, melainkan karena memang tak ada pilihan lain, Liona akhirnya melangkah maju. Jantungnya berdetak semakin cepat seiring jarak yang kian dekat.

Ia menghela napas lega saat berhasil melewati mereka tanpa insiden apa pun. Langkahnya mulai dipercepat, berharap bisa segera menjauh dari tempat itu.

Namun rasa lega itu hanya bertahan sesaat.

Tiba-tiba aja rambutnya yang basah ditarik kasar dari belakang. Liona tersentak kaget, tubuhnya kehilangan keseimbangan, membuatnya terjengkang dan mundur beberapa langkah. Jantungnya seakan berhenti berdetak, napasnya tercekat oleh rasa takut yang mendadak menyergap.

Hujan masih turun deras, seolah menelan teriakannya yang tertahan di tenggorokan.

"Akhh" Liona meringis ketika rambutnya ditarik kembali.

"Cantik-cantik kok sombong" ucap preman yang tadi menarik rambutnya.

"Bagusnya kita apain ya Bob?" Tanya preman satunya lagi.

REZVAN : Better TogetherTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang