Tidak ada manusia yang lahir dengan 100% takdir yang buruk.
Katanya.
Nalend Noah. Sejak lahir, dia tidak diinginkan. Untuk ibunya ia beban, itulah kenapa ia dibuang. Untuk ayahnya ia aib, itu yang ayahnya katakan ketika marah dan untuk ibu tirinya juga saudara2 seayahnya, dia pembawa sial.
Nalend tumbuh dengan banyak kebencian dan,. kekerasan. Ayahnya mengangkat tangan dan orang - orang dewasa disekitarnya memalingkan wajah mereka.
Dibaca sampai situ, cukup tidak beruntung, 'kan?
Tapi Nalend cantik. Parasnya rupawan. Tenangnya indah, dan jika kau melihatnya secara lansung, kau tidak akan tidak meliriknya. Bukti nyata, dua pewaris raksasa Argon juga sama terpikatnya.
Kalau kata ayahnya dia punya wajah ibunya, si penggoda. Itulah bagaimana keluarga ayahnya bisa rusak. Menyedihkan, tapi Nalend bahkan tidak punya pembelaan apapun. Ia hidup dengan mengerti perasaan orang - orang.
Sejak ayahnya mengangkat tangannya di atas Nalend dan orang - orang di sekitarnya memilih menutup mata, sejak itu Nalend mulai mewajarkan kekerasan yang ia terima.
'Ah, mungkin karena dia memang layak menerima perlakuan itu. Karenanya tidak ada satupun yang berdiri untuknya'
Sampai Atlan masuk ditengah. Mengabaikan banyak hal, berlari kearah Nalend dan menangis untuknya.
Dari hidup terasa seperti kutukanya, Atlan mengajarinya tentang betapa berharga dia. Atlan tidak hanya mengulurkan tangannya, dia menarik Nalend keluar dari gelap tempat Nalend tumbuh.
Atlan membuatnya merasa layak untuk hidup. Dicintai oleh Atlan berarti banyak untuk Nalend.
Atlan tidak hanya menyelamatkan nyawanya, dia juga merawat Nalend dengan baik. Memberinya pakaian, tempat tinggal yang aman dan lebih dari semua itu,. kebebasan. Hal sederhana yang Nalend tidak pernah punya sejak ia datang kerumah ayahnya.
Hei, tulisan ini belum sejauh itu untuk menilai Nalend. Sisi baik dari Atlan belum ditulis semuanya.
Di usia 16, dengan keberanian bocah puber, Atlan membawa Nalend dari keluarganya yang beracun, membiarkannya hidup layaknya manusia normal.
Bukankah sudah ditulis bahwa Nalend memberi sebanyak yang ia terima? Samudra adalah pertama Nalend dalam banyak hal, dan itu tidak berhenti disana, berawal dari yang pertama, Samudra dengan mudah berakhir menjadi semuanya untuk Nalend. Atlan secara tidak sadar menjadi yang paling penting dalam ingatan Nalend.
Atlan layak di perjuangkan sebanyak yang Nalend lakukan sekarang. Karena Untuk Nalend, dia masih hidup disana. Diingatannya tentang Samudranya, cinta pertamanya, dunianya.
Bukankah wajah putus asa ketika ia berdiri di ambang matinya di atas trali jembatan kala itu cukup untuk menjelaskan ini?
Nalend menunggu Atlan, dan dia akan hidup dalam penantiannya tentang itu.
✨
"Aku tidak ingat kau suka bintang." ucap Sean mengusik tenang milik Atlan.
Atlan melirik ke Sean yang sejak tadi berbaring nyaman diatas pangkuannya.
Saat ini keduanya sedang berada di rooftop salah satu gedung dikampus mereka. Tadi Sore, Sean menyeret Atlan kesana setelah membeli makanan diluar.
Meski kata Sean ia membeli itu untuk Atlan, ia makan paling lahap, sebelum membaringkan kepalanya di pangkuan Atlan untuk istirahat sebentar.
Nyatanya tidak sesebentar itu.
Karena nyaman, Sean jatuh tidur.
KAMU SEDANG MEMBACA
SAMUDRA ATLAN || NOMIN
Fiksi PenggemarSean, si mahasiswa kupu - kupu tiba - tiba mencari masalah dengan presma kampus. Jm as Seanda Alwis Jn as Atlanta Samudra
