Aroma teh memenuhi ruangan di salah satu restoran yang Ivan pesan. Pemuda bermata kuning itu telah selesai menceritakan apa yang sebelumnya terjadi pada tiga orang disana. Tatapannya beralih pada Luca yang dengan anggun meminum tehnya tidak terburu-buru dan terkesan santai. Berbeda dengan Elwin yang matanya terus saja menatap tajam pada Luke yang kini telah mengambil wujud manusianya.
Saat kejadian Elwin yang menghunuskan pedangnya pada leher Luca, jantung Ivan sempat berhenti sejenak. Setelah mengetahui alasan mengapa pria itu melakukannya, Ivan memutuskan agar membicarakannya sembari meminum teh alih-alih berdiri di depan gerbang Ibukota. Kasihan adik manisnya yang terlihat begitu lelah.
"Ekhem, jadi," Melihat tidak adanya respon, Ivan kembali bersuara. Kali ini ditujukkan pada Elwin yang masih setia menatap Luke, "Bagaimana? Apa kau bisa membiarkan ini saja?"
Elwin menolehkan kepalanya, ekspresinya jelas mengatakan 'apa kau gila?'. Tapi dia masih menjaga kesopanan dengan suara tenang seperti biasa, membalas pertanyaan Ivan dengan serentet peraturan. "Tuan muda aku bisa mengerti kenapa kau menanyakan ini karena kau tidak tahu peraturan asosiasi, karena itu izinkan aku membacakan beberapa. Peraturan asosiasi No. 01, binatang roh tingkat atas dilarang memasuki Ibukota sebelum mendapat persetujuan. Peraturan asosiasi No. 13, setiap binatang roh yang terlihat tidak bisa mengendalikan dirinya dan membuat rakyat cemas, harus diamankan segera. Peraturan asosiasi No -"
"Tuan Waylon, aku tidak menerima ajakan Ivan kemari hanya untuk mendengarkan peraturan-peraturanmu itu," Luca meletakkan cangkir tehnya, dia memotong kalimat Elwin begitu saja.
"Adik manis.." Ivan berbisik, agak meringis mendengar kata-kata Luca.
Luca melirik Ivan, dia dengan ketus membalas, "Apa?"
Luca sebenarnya agak marah pada Ivan. Bagaimanapun kejadian pedang yang menghunus lehernya itu secara tidak langsung adalah salah Ivan. Jika pria itu tidak meminta bantuan Elwin, maka Luca akan dengan mudah lolos pemeriksaan dan memasuki Ibukota. Mungkin sekarang dia sudah makan-makanan lezat dan tidur untuk menghilangkan rasa lelah, bukannya duduk disini meminum teh sembari diawasi.
Ivan menghela nafas mendengar balasan ketus dari Luca. Dia juga tidak bisa apa-apa dengan situasinya. Selain fakta bahwa binatang roh tingkat atas memiliki ancaman yang cukup besar, Ivan juga tidak bisa membantu karena posisinya yang adalah anak Marquess. Ayahnya cukup berpengaruh di Ibukota, jadi dia tidak boleh sembarangan bertindak jika tidak itu mungkin akan memengaruhi reputasi ayahnya.
Dia hanya bisa meminta agar Luca bekerja sama saja, "Adik manis, ini adalah peraturannya. Jika kau bekerja sama ini akan jauh lebih mudah."
"Jika binatang roh mu bisa melewati beberapa tes dari kami, maka Aegis tidak akan menghalanginya lagi," tambah Elwin. Pria itu masih terus menatap Luke yang dibalas dengan tatapan dingin yang lain.
Luca sendiri sadar jika sudah seperti ini maka mustahil untuk menghindari Aegis. Meskipun dia tidak mau Luke untuk melakukan tes yang mungkin saja berbahaya, tapi mau bagaimana lagi.
Belum sempat Luca membuka mulut, suara dingin orang lain terdengar tepat di sampingnya, "Biarkan aku melakukan tes itu."
Luke menyilangkan tangannya di depan dada. Matanya yang berwarna biru menatap Ivan dan Elwin secara bergantian, "Bukannya aku akan mati setelah melakukan tes murahan dari manusia."
Anak itu berbicara pedas lagi..
Luca memijat batang hidungnya, lelah. "Baiklah, Luke juga sudah setuju, aku tidak akan mengatakan apapun lagi. Kalau begitu lakukan sesuai peraturan asosiasi mu."
"Terima kasih atas kerja samanya, Tuan muda Lawrence." Elwin mengangguk sopan. Tatapannya beralih pada siluman serigala berwujud manusia, "Tuan, tolong ikut aku kembali ke asosiasi sekarang."
KAMU SEDANG MEMBACA
[BL] Back To Medieval Times
General FictionSeorang pemuda tampan yang entah bagaimana bisa terlempar ke abad pertengahan dan terlebih lagi dunia itu adalah dunia dalam novel! Nasib menjadi karakter figuran dan mati dengan sia-sia. Luca : "Aku akan merubah semuanya." Kemudian... Para lelaki :...
![[BL] Back To Medieval Times](https://img.wattpad.com/cover/331570305-64-k53452.jpg)