Sadistic Manager 27 ~ The Germany's Woman
Alana mempererat pelukannya pada lengan David dan menatap tajam ke dada wanita bernama Katrina yang secara gamblang menekan ke dada bidang suaminya itu. Alana menarik David kebelakang agar menjauh dari Katrina dan agar wanita itu memperhatikan Alana - bahwa di samping David ada dirinya, istrinya. Ia merasa sangat cemburu.
Beberapa detik kemudian Katrina melepaskan pelukannya pada David lalu tertawa pelan.
Sial. Itu umpatan pertama yang akan keluar dari mulut Alana jika ia mengikuti hormon ibu hamilnya. Alana menatap wanita itu, menelusuri dari ujung rambut sampai ujung kaki. Ia mengangkat bibirnya agak sinis. Benar-benar sial! Wanita ini memang memiliki kaki jenjang, pinggul besar dengan pinggang ramping dan dada membusung. Oh, jangan lupa dengan bibir sesualnya yang semerah tomat dan rambut ginger eksotis menyalanya itu. Alana merasa terkalahkan.
"Apa kabar? Lama tidak jumpa, mungkin 3 tahun?" tanya wanita bernama Katrina.
Alana melihat wanita itu dari sudut matanya lalu berdehem, meminta perhatian dari keduanya soalnya dari tadi David belum melepas pandangannya dari Katrina. After shock mungkin.
Wanita itu tersenyum lalu melihat Alana, "Dan siapa gadis kecil ini?" tanyanya.
Uh-Oh... Alana tambah tidak suka ini. Dia bilang apa? Gadis kecil? Seberapa kecil dirinya dihadapan wanita ini? Ia menggigit pelan bibirnya. David dengan segera mengelus kulit bawah bibirnya.
"My lovely wife," jawab David.
"Wow, aku terkejut, bukan wanita yang biasa kau ...,"
"Karena tidak biasa aku yang jadi pemenangnya," ucap Alana datar lalu mengelus perutnya. Ia tidak bisa melupakan tatapan dan senyuman yang Katrina perlihatkan setelah wanita itu menatap perut hamilnya.
"Dave, bisakah kita segera pulang? Kepalaku sakit," ujar Alana sambil sedikit menarik Dave menjauh. Ia tidak sedang berpura-pura dengan sakit kepalanya.
"Selamat untuk pernikahan kalian. Dan nyonya Reagan, aku dan David akan sering bertemu," ucap Katrina.
Alana tidak bisa lagi menyembunyikan amarahnya. Ia melepas tangannya dari lengan David dan sehera pergi.
"Sampai jumpa David," ucap Katrina lalu pergi.
Beberapa nanosecond selanjutnya David sadar bahwa Katrina sedang memancing amarah Alana dan wanita itu berhasil. Wanita itu pasti tahu hubungan Lana dan dirinya dari majalah. Darn it!
###
Alana melipat tangannya. Wajahnya terlihat masam dan bibirnya cemberut. Dari tadi istri cantik dari David itu tidak memandang dirinya apalagi mengajak bicara, dari restoran hingga kondo mereka bahkan ketika David duduk di samping Alana di sofa.
"Schatz, kau...," ucap David.
Alana mendelik, memandang David tajam, "Jangan men-schatz-kan aku! Apa dulu itu panggilang sayangmu untuknya juga?" nadanya mulai naik.
"Tentu saja tidak, Lana kau cemburu pada Katrina?" tanya David tertawa. "Dia hanya teman."
Alana hanya membisu, masih menatap kesal pada David, "Teman tapi pernah tidur bersama, hm?" tanyanya.
David menggeleng lalu membenarkan perkataan Alana, "Saat itu kami sama-sama mabuk. Alana-bella, kau tidak perlu cemburu! Waktu kita terlalu berharga untuk dihabiskan dengan pertikaian yang tidak penting sedangkan kita saat ini bisa diatas ranjang dan sama-sama berkeringat," goda David.
Alana melempar bantal sofa ke wajah David dan dirinya tidak bisa menghindar.
"Jangan meniru Andre, Lana," ucap David.
"Disaat seperti ini kau..," muka Alana memerah, "Kau masih bisa memikirkan itu?" tanyanya.
"Bagaimana lagi jika aku memiliki istri secantik dirimu. Tiap detiknya itu yang aku pikirkan."
Alana bangkit lalu berjalan menuju kamar tidur, tidak memperdulikan David tetapi suaminya itu mengekor dirinya.
"Lana bella, kau merajuk?" tanya David. Ia mencoba meraih tangan Alana dan sang istri menghempaskan tangan David begitu saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sadistic Manager
RomanceSadistic Manager (His First Love-The Planned Child) Part 32 is up: Warning: 18+ SINOPSIS HALAMAN 1 Cerita tentang gadis polos bernama Alana Itzel Hofman dan lelaki alpha David Jadyn Reagan yang merupakan manajernya. Sisi manis, tampan dan possesive...
