28 ~ The JAC (The Jealousy & The Accident)

51K 2.3K 138
                                        

Sadistic Manager 28 ~ The JAC (The Jealousy & The Accident)

Playlist : Possession Obsession - Hall & Oates

Jealousy is a little thing called insecurity ~ ShuiRen

(Kecemburuan adalah hal kecil yang disebut ketidakamanan) ~ ShuiRen

Musim panas memang mengganggu. Temperatur begitu tinggi hingga AC di kamar kondo tetap kalah, apalagi Alana dan David sudah menghabiskan seperempat hari mereka di atas ranjang. David yang terbangun duluan setelah mereka melakukan aktifitas itu. Ia membangunkan Alana agar istri cantiknya makan siang-yang hampir sore.

"Alana-bella, ayo bangun," ucapnya dan mencium bibir Alana.

Alana menggeram dan tersenyum lalu membuka mata. "Aku suka caramu membangunkanku, bisa kau lakukan sekali lagi?" tanyanya.

"Dengan senang hati akan kulakukan dengan antusias," jawabnya sambil mengedipkan mata.

Kurang dari satu menit ciuman mereka menyebabkan napas memburu hingga butiran keringat juga keluar dari kening keduanya. David yang mengakhiri ciuman mereka terlebih dahulu.

"Aku sudah membuatkan sup daging sapi untukmu," ucap David.

"Terima kasih, sayang. Semoga ngidamku yang lain tidak akan merepotkanmu," jawab Alana.

"Tidak merepotkan karena aku menyayangi kalian bertiga," jawab David mengelus perut Alana, "Ayo segera buka mulutmu agar alu bisa menyuapimu."

"Baik, tapi setelah ini bisakah kau berenang di hadapanku tanpa ...," belum sempat Alana menyelesaikan bicaranya wajahnya mulai memerah.

David tertawa, "Aku mengerti maksudmu sayang. Tapi setelah itu kau yang harus menuruti permintaanku."

"Iya. Apa itu?"

"Aku akan mengajakmu ke suatu tempat tapi disetiap jalan saat menuju kesana, aku akan memberimu hadiah, setiap satu hadiah aku akan memberikan kissmark di bawah lehermu,"

"Disetujui," jawab Alana cepat.

David menyeringai," Setelah itu pasang foto kissmark hurup D-mu sebagai profil picture disetiap akun sosmedmu."

Alana agak ragu-ragu tetapi ia tersenyum dan mengangguk, "Baiklah, disetujui. Tapi beri aku clue akan dibawa kemana aku?" tanyanya.

"Makan malam yang tidak akan diganggu siapapun. Aku akan membawamu berlayar," jawab David.

"Terima kasih, Dave. Aku sangat gembira." Lalu Alana memeluk David.

###

Alana meremas tabloid yang sedang dibacanya. Ini sudah cukup. Sejak kehadiran Katrina di kehidupannya, Alana selalu saja merasa cemburu. Setiap harinya, bahkan dari setiap detiknya. Para jurnalis itu sejak dua bulan yang lalu, selalu membahas suaminya dan wanita-wanita cantik yang pernah menjadi pacarnya, tentang masa lalu keduanya hingga apalah itu yang dibandingkan dengan dirinya. Ia sadar memang dia bukan dari keluarga kaya raya seperti 'para mantan' tetapi mereka sudah keterlaluan terlebih lagi 2 dari 4 wanita itu sekarang menjadi rekan bisnis David, hingga jurnalis itu memojokkan dirinya. Ini bukan California, demi Tuhan! Apa yang terjadi jika suaminya itu benar-benar dikenal luas oleh dunia macam Leo di Capri, huh? Pasti ada saja yang mereka tulis.

"Sudahlah kakak, jangan pedulikan berita murahan seperti itu. Kau bisa stress nantinya," ucap Alexa yang tiba-tiba sudah duduk di dekatnya. Alana tadi sedang duduk di meja makan.

Andrea yang datang bersama Alexa segera mengambil tabloid itu dari tangan Alana lalu melemparnya ke tempat sampah, "Jangan kaget begitu kakak ipar, berita sampah memang bertempat disana," ucapnya lalu mengambil sebuah jeruk dan mengupasnya.

Sadistic ManagerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang