Part 28

102K 3.7K 81
                                        

Kantin penuh dengan anak anak yang menyantap makanan dan dibayari oleh Tifa

"Eh bilang apa ini sama Tifa, bentar lagi kita lulus. UN tinggal dua minggu lagi." Ucap salah satu murid laki laki

"T E R I M A K A S I H" ucap teman teman kelas mereka bersama sama

"Iya sama sama" ucap Tifa dengan wajah tidak enak dipandang tetapi Tetapi Diyo hanya tersenyum melihat wajah Tifa

"Eh uang jajan aku tekor kalo gini caranya" ucap Tifa pada Diyo

Diyo hanya tersenyum dan berjalan menuju tempat orang yang berjualan tersebut

"Berapa semuanya pak?" Tanya Diyo sambil mengeluarkan dompetnya

"Semuanya habis 550 ribu mas" ucap penjual tersebut

"Ini pak, ambil aja kembaliannya" ucap Diyo sambil memberikan uangnya kepada penjual tersebut

"Em gue sama Tifa duluan ya" ucap Diyo pada teman temannya

"Iya iya" jawab mereka yang masih asik menyantap makanan mereka

"Ayo" ucap Diyo sambil meraih tangan Tifa tersebut

"Kok kamu yang bayarin sih" ucap Tifa

"Em, kan aku yang bilang jadi aku yang bayarin lah. Tapi pake nama kamu" ucap Diyo

Tiba tiba ada seseorang menghampiri mereka berdua yang tengah asik berjalan berdua

"Kak Tifa, kak Tifa ditunggu di ruang basket sama pelatih" ucap seorang gadis yang tak lain siswi kelas 11

"Oh iya kah, yasudah gue kesana" ucap Tifa pada siswi tersebut

"Em aku kesana duluan ya" ucap Tifa pada Diyo

"Iya hati-hati" jawab Diyo

***

"Ada apa ya bapak manggil saya?" Tanya Tifa

"Ini, ada pelatih dari klub Derby dia mau ngajak kamu masuk klub mereka" ucap Pelatih tersebut

"Hah serius pak?" Ucap Tifa

"Iya serius, saya sudah memperhatikan permainan basket kamu dari smp hingga sma. Dan ini sudah waktunya, setelah kamu lulus SMA kamu bisa bergabung dan klub yang akan membiayakan kamu kuliah dimanapun kamu mau" sahut pelatih dari klub tersebut

"Ini formulir sama undangannya, paling lambat setelah perpisahan ya" sambung pelatih klub tersebut dan memberikannya pada Tifa

"Wah iya pak makasih" ucap Tifa dan langsung pergi keluar dari ruangan tersebut

***

"Ngapain tadi kamu disekolah" ucap Diyo yang langsung duduk disofa

"Sekolah lah, kan sekolahnya sama kamu juga" sahut Tifa

"Maksudnya dipanggil tadi" ucap Diyo

"Ya gitu lah" ucap Tifa

"Nanti, kita gak usah pindah ke luar negeri ya. Kita disini aja" sambung Tifa

"Loh kok gitu sih, kamu kan tau aku mau kuliah di luar negeri" ucap Diyo kaget

"Tapi aku maunya disini" ucap Tifa

"Nggak, kita tetep pindah keluar negeri".

"Ayolah, aku dapat tawaran klub basket disini Diyo. Aku punya cita-cita buat diri aku sendiri" ucap Tifa

"Ngertiin aku Tifa, aku udah susah payah sekarang kamu dengan enaknya pilih basket daripada aku"

"Ini masa depanku Diyo" ucap Tifa

Married High School Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang