Part 32 (New Season)

84.3K 3.3K 19
                                        

Empat minggu sudah umur Nakula dari pertama ia dilahirkan dan Diyo masih tetap kuliah dan tak pernah pulang terlambat lagi karna sudah ada seorang Nakula dirumah.

Sedangkan Tifa hanya dirumah dan akan mengurus pendaftaran kuliahnya mulai bulan depan.

"Dimas Diyo" panggil dosen yang dulu pernah mau mengeluarkan Diyo

"Kenapa pak?" Jawab Diyo menghampiri dosen tersebut yang berdiri di pintu

"Saya minta maaf" ucap Dosen tersebut

"Minta maaf untuk apa?" Tanya Diyo

"Saya nggak tau kalau kamu adalah cucu dari seorang bapak Willyan" ucap Dosen tersebut

"Saya kan udah bilang ke bapak, kalau bapak laporkan saya ke komite. Bukannya saya yang dikeluarkan tapi bapak" ucap Diyo

"Maafin saya ya" ucap Dosen itu

"Iya pak, karna saya itu orang yang sangat baik. Jadi saya dengan cuma cuma memaafkan bapak" ucap Diyo dengan wajah sombongnya

"Yaudah ya pak, saya ada kuliah lagi mata pelajaran bisnis sosial" sambung Diyo dan meninggalkan dosennya tersebut

'sombong banget sih gue ngomong gitu' batin Diyo dan tersenyum simpul

Tiba-tiba handphone yang ada disakunya pun berbunyi dan membuatnya cepat mengangkat telfon tersebut

"Halo mas Dimas" ucap Pak Adi pengacara Ayah Diyo

"Iya, gimana Pak Adi udah ketemu dimana Angel?" Tanya Diyo

"Saya sudah mencari informasi dari setiap jejaring sosial maupun pekerjaannya dan saya sudah temukan" ucap Pak Adi

"Apa pak? Jangan basa basi kayak di sinetron deh, langsung aja" ucap Diyo

"Angel sekarang menikah dengan seseorang keturunan belanda dan sekarang tinggal di Kanada" ucap Pak Adi

"Deehan, Deehan gimana?" Tanya Diyo

"Yang saya dengar kabarnya, Deehan itu selalu disiksa oleh Ayah tirinya tersebut saat ia menangis" ucap Pak Adi

"Apa? Deehan di siksa?" Tanya Diyo kaget

"Iya mas disiksa setiap kali ayah tirinya merasa berisik karna Deehan menangis. Dan Angel itu memiliki seorang anak dari pernikahannya itu" ucap Pak Adi

"Jadi gimana supaya Angel ke Indonesia?" Tanya Diyo

"Tiga hari lagi mereka ke Indonesia untuk liburan" ucap Pak Adi

"Oke saya tunggu kabarnya" ucap Diyo dan langsung mematikan telfonnya

Diyo yang kesal dengan informasi yang ia dapat langsung pergi ke ruang kuliahnya dan tetap mengikuti tanpa fokus sama sekali

***

Diyo melihat Tifa yang duduk di gazebo belakang rumahnya bersama Nakula mencuri pandangan Diyo

Diyo pun langsung menghampiri Tifa yang sedang asik bermain bersama Nakula

"Cuci kaki tangan dulu baru boleh pegang" ucap Tifa yang melihat Diyo semakin dekat

Dengan wajah datarnya, Diyo pun langsung pergi ke arah keran yang ada di dekat kolam renang dan mencuci kakinya

Setelah itu ia langsung mengahampiri dan mencium cium wajah Nakula dan membuat Nakula bereaksi bergerak

"Wanginya Kula" ucap Diyo menghirup badan Nakula

"Ya iyalah wangi, emang bapaknya" sahut Tifa spontan

Married High School Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang