"Jadi lo yang jadi guru private gue?!",tanyaku kepada seorang gadis nerd yang tak kuketahui siapa namanya.
"em.. iya",katanya sambil membenarkan letak kacamatanya.
"belajar sama lo pasti akan sangat sangat sangat membosankan, huh",ocehku sambil memanyunkan bibirku.
"siapa nama lo?",lanjutku.
"caitlynna",ucapnya.
"apa? kattynna? oh baiklah gue panggil lo kitty karna muka lo itu mirip kayak hewan yang gue benci, kucing",kataku.
"namaku bukan kattynna , tapi cait-lyn-na",katanya sambil mengeja namanya.
"Gue gak perduli",jawabku.
**
"Jadi ini dikuadratin sama yang ini baru bisa dapet hasilnya",katanya.
"hoam, udah lo boleh pulang",kataku. "hah? baru aja 20 menit aku disini",katanya.
"ya lo ngajar ngebosenin banget sih, gue males udah pulang sono capek gue",kataku lalu pergi meninggalkannya.
"Tapi kan-",omonganya terpotong saat aku masuk kedalam kamarku. ku lihat ia mengoceh beberapa saat lalu mendengus kesal. lalu membereskan buku buku yang ada di atas meja lalu ia beranjak pergi dari ruang keluargaku.
Caitlynna
"Huh kalo aja bukan karna mr.john aku gak bakalan mau jadi guru private dia",kataku lalu mengedus kesal. Aku membereskan beberapa buku buku yang terletak diatas meja lalu beranjak pergi dari rumah mario. hari mulai gelap , pasti sebentar lagi akan turun hujan.
"kenapa aku tadi gak mau bawa payung aja sih aduh bego bego bego",ucapku sambil memukul pelan kepalaku. tiba tiba hujan deras menguyurku. aku berjalan menyusuri jalan sambil sesekali mengelap kacamataku yang terbasahi oleh air hujan.
Tiba tiba sebuah bunyi klakson mobil mengagetkanku. Perasaan aku gak jalan ditengah kok mobil itu ngeklakson aku sih, aku berdecak ngeri lalu menpercepat jalanku. aku takut orang itu orang mabuk atau pencuri atau pembunuh ahhhh aku langsung berlari secepat mungkin tapi mobil itu masih saja mengikutiku dan masih saja mengklaksonku.
"woy kitty",panggil orang tersebut. hah? kitty? oh aku tau , satu satu nya orang yang memanggilku dengan sebutan tersebut hanyalah mario. tapi untuk apa dia mengklaksonku? huh.
"woy kitty, masuk gih gue anter pulang",katanya.
"enggak deh makasih",ucapku sambil membenarkan letak kacamataku.
"cepetan pe'a, ujannya makin deres tau",omelnya.
"aku kan udah bilang.. aku gak mau",kataku.
"lo tuh bego banget sih",katanya lalu keluar dari mobilnya entah apa yang ingin dia lakukan.
"Aku gak mau",ucapku saat dia menggendongku masuk ke dalam mobilnya. ia mendudukanku di jok penumpang lalu ia pergi ke jok pengemudi.
"lo bego banget sih, padahal banyak banget tau cewek yang mau ada di posisi lo",ucapnya sambil menyetir mobilnya.
"Aku bukan salah satu dari cewek cewek itu",gerutuku.
"gue gak perduli",ucapnya. aku mendengus lalu bergumam "dasar pemaksa", gumamku pelan.
"lo tinggal dimana",tanyanya.
Setelah aku menyebutkan alamat rumahku, tak ada lagi percakapan Antara kita. Yg terdengar hanya bunyi hujan yang deras juga lagu Ed Sheeran.
"Makasih ya buat tumpangan paksaannya",ucapku lalu masuk kedalam rumah tanpa menghiraukannya.
****
Vomment Please.
KAMU SEDANG MEMBACA
My (Nerdy) Girl
Fiksyen RemajaMereka Sama Sama Tidak Percaya Dengan Cinta , Mereka Sama Sama Menggangap Cinta Itu Hanyalah Bullshit.. Sebuah Omong Kosong Yang Hanya Dikatakan Tanpa Ada Sebuah Bukti. Tapi Mereka Salah. •Mario Ant...
