Siapapun orang yang jadi obat jenuh gue, gak akan pernah bisa gantiin posisi lo Dim.
- DeviBibir lo manis, masih sama kaya saat pertama kali gue mendapatkannya. - Dimas
☆☆☆☆
Hubungan Leon dan Devi hanya bertahan selama satu bulan. Begitupun juga Dimas, hubungannya dengan Rania juga tidak bertahan lama bahkan dalam waktu sebulan Dimas sudah 3 kali berganti pasangan. Bukan hanya Dimas yang menggila dalam memacari setiap cewek di SMA Pelita Bangsa, tapi Devi juga melakukan hal yang demikian. Setelah hubungannya berakhir dengan Leon, tak lama kemudian Devi berpacaran kembali dengan cowok lainnya. Tak jarang Devi dan Dimas melakukan double date hanya sekedar untuk bermain-main dengan pasangannya.
Setelah kenaikan kelas Devi dan Dimas sekarang berada dikelas yang sama, kelas XI IPA - 1. Namun tidak ada satu orangpun yang mengetahui jika Dimas dan Devi berpacaran, kecuali Yuriko tentunya. Tidak ada yang curiga dengan kedekatan Dimas dan Devi, karna mereka selalu bersama dengan Yuriko. Jadi, kebanyakan orang berfikir jika mereka bertiga hanya sebatas sahabat.
Dalam waktu 3 semester mereka bersekolah, sudah hampir setengah dari murid SMA Pelita yang mereka pacari. Entah apa yang ada dalam benak Devi dan Dimas, namun kini mereka mempunyai hobi baru, yaitu mematahkan hati pasangannya.
Karna SMA Pelita Bangsa memiliki rooftop, maka seperti biasa itu menjadi tempat favorit mereka berdua. Setiap jam istirahat tiba, maka mereka akan menghabiskan waktu istirahat untuk berdiam diri di rooftop. Seperti sekarang ini, mereka juga sedang berada di rooftop. Untuk menikmati waktu berdua mereka disekolah.
"Vi, kok gue rasanya muak ya?" Wajah Dimas terlihat murung, dia terlihat memikirkan sesuatu sambil bersandar dibahu Devi.
"Muak macarin cewe-cewe disini?"
"HAHA, pacar yang peka. Tau aja sih."
"Soalnya gue juga ngerasain hal yang sama. Terlalu banyak cowok yang hatinya udah gue mainin, kok sekarang-sekarang gue ngerasa bersalah ya?"
"Wow amazing, seorang playgirls bisa juga ngerasa bersalah."
"Tai lo Dim!!"
"Sebenernya gue juga berfikiran gitu, terus rasanya gak bebas deket sama lo soalnya yang lain mikirnya kita cuman SAHABAT!" Dimas sengaja menekankan kata sahabat, karna dia merasa tidak dianggap sebagai kekasih jika berada didepan teman-temannya.
"Kalo itu sih elo juga kali yang ngusulin, lagian kalo orang lain tau kita pacaran mana mungkin kita bisa macarin setengah murid SMA Pelita."
"Iya juga sih, kita berhenti aja deh yuk."
"Berhenti apaan?"
"Berhenti main-main lah Vi. Gue rasa sekarang waktunya kita ngasih tau semua orang kalo kita pacaran."
"Omongan lo bisa dipegang gak? Kali aja lo bilang berhenti, eh taunya jadian lagi sama cewe lain."
"Gak akan kali, gue udah bosen."
"Yaudah, kalo gue sih serah lo aja Dim."
"Berarti mulai sekarang kita bebas dong mesra-mesraan dikelas?"
"Asal jangan mesum aje."
"HAHA, tau aja kalo gue mau mesum."
"DIMAS!!!!!!!"
"Just kidding sayang, jadi janji ya mulai sekarang kita bakalan saling serius? Dan gak ada lagi acara selingkuh-selingkuhan."
"Iya, gue janji. Lo juga Dim jangan ampe kepincut sama cewe lain lagi."
"Gaakan, karna gue punya lo. Yaudah, kita masuk kelas."
"Oke."
Setelah saling berjanji untuk memulai hubungan yang sesungguhnya, Devi dan Dimas bergegas menuju kelasnya. Dengan tangan yang saling menggenggam dan senyum yang tak lepas dari wajah keduanya. Menyiratkan jika kali ini mereka memang akan serius untuk menjalani hubungan yang sekarang. Melihat kedekatan yang tak biasa dari Devi dan Dimas lagi-lagi menarik perhatian seluruh penghuni sekolah.
Vi, ko lo di gandeng sama Dimas sih?
Sahabat jadi cinta kali tuh
Woy kenapa kalian senyam-senyum begitu sih?
Jangan-jangan kalian pacaran?
"Aeeeh, berisik amat sih lu pada!! Yaudah biar kalian gak penasaran lagi, gue umumin sekalian deh. Gue Dimas Praditya Sandika sekarang pacaran sama Devicha Lorensa Wijaya. So' buat kalian yang jones jangan ngiri ya, dan berhenti deketin peri cantik gue. Sekian, BYE!!!!"
Sebelum mendapat amukan dari teman-temannya Dimas langsung menarik Devi agar menjauh dari para penghuni sekolah.
"Sialan lo Dim, bikin malu aja." Devi terus menutup mukanya, karna hal konyol yang dilakukan Dimas.
"Harusnya lo bangga sayang, gue dengan gentle-nya ngumumin hubungan kita."
"Serah lu deh serah."
Jadi, kalian masih pacaran? Berarti gak ada sedikitpun kesempatan buat gue deketin lo lagi....
Tbc

KAMU SEDANG MEMBACA
WHY ALWAYS HIM?
Teen Fiction" KAPAN TOBAT? " Hanya kalimat itu yang selalu ingin dia tanyakan. " PELAMPIASAN " Hanya kata itu yang menggambarkan dirinya. " TINGGALKAN " Hanya tindakan itu yang harusnya dia lakukan. Berawal dari sebuah perjanjian yang mereka sepakati, maka ber...