Langit Jakarta sore itu cerah, seperti tahu ada kisah cinta yang akhirnya dipersatukan.
Setelah bertahun-tahun jadi "teman curhat di balik tembok asrama", setelah berbagai drama, air mata, cemburu, salah paham... akhirnya mereka berdiri di pelaminan, saling menatap dengan mata berkaca-kaca.
Dinda, anggun dengan kebaya putih lembut berhias bunga melati, tersenyum dari balik kerudung tipis.
Algi, yang dulu suka godain Dinda di tembok asrama, kini berdiri gagah, menatap istrinya yang dulu hampir ia kehilangan.
⸻
💐 Akad nikah
Suara ijab kabul terdengar lantang, diikuti dengan suara isak tangis kecil dari... Shafira.
"Gue nggak nyangka, Algi beneran nikah sama Dinda."
"Lu kenapa nangis sih, Fir?" bisik Meisya.
"Seneng... gue seneng. Beneran."
Meisya dan Karina langsung peluk dia dari belakang, "Kita bangga sama lu, Fir."
⸻
🎉 Resepsi dimulai!
Gedung megah itu penuh dengan teman-teman lama:
• 🏫 Anak-anak asrama dari pesantren—Ririn dan Furqon datang bareng, senyum-senyum terus.
• 🎓 Teman kampus Algi & Dinda juga hadir, pada salaman dan bilang, "Akhirnyaaaa, kalian jadi juga!"
• 🌍 Fila dan Fara yang baru pulang dari luar negeri juga dateng dan bikin semua suasana rame karena kehebohan mereka.
"NIH! Gue terbang dari Melbourne cuma buat liat lo sah jadi nyonya Algi!" kata Fila, sambil teriak di mic.
• 👶 Sarah dan Gama juga hadir, bawa anak mereka yang sekarang sudah jalan-jalan kecil.
Dinda langsung peluk Sarah, "Lo cantik banget, Sar. Terima kasih udah hadir."
⸻
📸 Sesi photobooth gila-gilaan
Ada photobooth lucu dengan properti dari zaman asrama dulu—seragam putih abu-abu, kertas hafalan, bahkan tembok replika tempat curhat dulu!
Algi dan Dinda foto di sana sambil nempelin tulisan:
"Berawal dari tembok, berakhir di pelaminan"
Seluruh tamu ngakak dan terharu bareng. 🥹
⸻
📝 Kata-kata dari Dinda (voice-over, ala epilog drama)
"Ternyata, cinta itu bukan tentang siapa yang paling awal datang...
tapi siapa yang paling kuat bertahan di setiap cerita naik turunnya hidup.
Dan Algi, dari semua orang yang pernah hadir, kamu satu-satunya yang gak pernah pergi.
Hari ini aku jadi istri kamu, dan aku siap menua bareng kamu—sampai akhir nanti."
⸻
✨ Semua orang pulang dengan bahagia.
Tapi bagi Dinda dan Algi, hari itu adalah awal dari cerita baru...
Cerita rumah tangga mereka.
Setelah akad selesai, resepsi dimulai.
Gedung dihias dengan nuansa pastel dan banyak bunga-bunga putih. Tapi bukan Dinda dan Algi namanya kalau acara mereka nggak ada bumbu chaos lucu nan hangat.
⸻
💥 Masuknya Fila & Fara Bikin Rusuh!
Mereka datang telat, tapi... pakai seragam putih abu-abu!
"Jangan bilang lo berdua dateng ke nikahan orang PAKAI SERAGAM?" seru Karina.
"YA INI BIAR KITA KAYAK MAJU KE MASA LALU. KAYAK DRAMA KOREA!"
Seketika tamu-tamu pada ngakak. Fara bahkan nyodorin kertas setoran hafalan ke Algi.
"Gi, udah hafal juz 30 belum? Nih mumpung masih inget!"
⸻
📣 MC iseng: Furqon dan Ririn disuruh nyanyi bareng!
Furqon: "Kita nyanyi lagu cinta ya Rin."
Ririn: "Gue gamau nyanyi sama mantan musuh bebuyutan!"
MC: "TAPI SEKARANG KAN PACARAN."
Semua orang pada sorak-sorai, Ririn nyengir malu-malu.
Mereka nyanyi lagu "Kasih Putih" tapi malah diketawain gara-gara Furqon fals banget 😂
⸻
🎁 Hadiah paling absurd datang dari Karina dan Meisya
Mereka bawa... tembok styrofoam.
"INI, BUAT KALIAN NANGIS BARENG LAGI KALO BERANTEM!"
Algi ngakak sampai nangis, Dinda peluk Meisya dan Karina sambil bilang,
"Kalo gak ada kalian, mungkin gue udah jadi orang paling bego sedunia."
📸 Momen terakhir di photobooth:
Dinda & Algi pegang papan:
"PACARAN HALAL GUYS ✨💍"
Fila teriak, "MAMPUUS, YANG JOMBLO NANGIS!"
Meisya: "LO KAN JUGA JOMBLO!!"
⸻
📍 Ending Part 49 – Algi & Dinda duduk berdua di bangku sudut taman, acara udah sepi
Algi: "Akhirnya ya, Din..."
Dinda: "Akhirnya..."
Algi: "Aku udah lama banget ngebayangin hari ini. Dari zaman lo tidur sambil ngorok di asrama."
Dinda: "Ngorok apaan sih—eh dasar cowo nggak romantis!"
Algi: (nyengir sambil genggam tangan Dinda)
"Aku nggak janji jadi suami yang sempurna. Tapi aku janji nggak akan ninggalin kamu,
sesulit apa pun hari-hari nanti."
Dinda tersenyum pelan, kepala bersandar di bahu Algi.
Dan malam itu, bintang pun jadi saksi dimulainya kisah cinta halal mereka berdua.
-SELESAI-
KAMU SEDANG MEMBACA
SEMESTER TANPA PILIHAN.
Teen FictionBACA GUYS TEMBUSIN 500k PEMBACA HEHE Dinda, gadis SMA asal Jakarta yang terbiasa hidup bebas, mendadak dipindahkan ke pesantren oleh ibunya tanpa pemberitahuan. Semua kenyamanan hidupnya: mobil pribadi, uang jajan, dan kebebasan, tiba-tiba direnggut...
