Dan akhirnya kuyakini sosok itu akan slalu berada di balik bayangan bukan di depan pandangan.
Lalu aku hanya tinggal meyakinkan sang hati untuk memandang dan jalan lurus ke depan.
Now playing : Cinta salah by. Caitlin halderman
Sementara itu Fian dan Angel sudah berada di sebuah taman yang tak jauh dari bioskop, mereka saling diam sampai beberapa menit.
"Kamu kenapa kayak gini lagi sih ngel??"tanya fian
"Kalo gue boleh milih gue nggak mau kayak gini lagi fi"tegas angel
"Gue capek nangis dan nangis lagi tiap liat salah satu dari mereka(nevin dan dara)"lanjut Angel
"Segitu susahnya ya?"suara fian lirih
"Kamu tau fi, ibarat orang baru belajar jalan Nevin itu udah kayak tongkat buat aku, dia ngajarin aku banyak hal dia bantuin aku kemanapun aku mau sementara itu dia sabar banget nggak pernah ngeluh sedangkan aku kadang bisa cerewet banget sama dia"angel semakin menunduk"he is my first love fi"
"Tapi ngel, buka mata kamu lebar-lebar kamu nggak boleh lupa kalo kamu masih punya dua kaki untuk berdiri tegar kamu nggak butuh tongkat itu lagi karna dengan tongkat itu akan menyakiti kamu, mulai sekarang stop nangis dan sedih lagi"fian menggenggam tangan angel dengan erat
Angel sedikit mengelak"tapi fian, aku....!!
"udah nggak mau tau pokoknya kamu boleh sedih kemarin dan hari ini tapi besok dan seterusnya nggak boleh"tegas fian
Angel sedikit mengumbar senyum dan memegang erat tangan fian"kamu emang sahabat aku, aku beruntung ada kamu"
"Gitu dong senyum, 1 atau 2 minggu dari sekarang aku mau melihat senyum itu terus"fian mengusap air mata angel dengan ibu jarinya
"Iya fian, aku janji"balas angel
Malam itu berlalu dengan sangat berat. Akhirnya fian mengantarkan angel dan di tempat lain nevin juga mengantarkan dara pulang.
"Kamu harus inget kata-kata aku tadi ya ngel?"kata fian menegaskan perkataanya tadi dan mereka sudah berada di depan rumah angel
Angel tersenyum ramah"iya bawel, kamu jadi cerewet banget sih sekarang"
"Iya demi kamu ngel"kata fian keceplosan
Angel terkejut"apa..??demi aku..!!
"Iya...a kan kamu sahabat terbaik aku"fian sedikit gugup
"Oh iya, kamu emang sahabat aku kan"angel balas tersenyum"gue masuk dulu ya fi, bye" Angel berlari tapi sebelumnya dia mencubit pipi Fian
Fian sedikit kaget"eh ngel tunggu, jangan lari ya" Tapi Angel sudah menghilang di balik pintu rumahnya dan diselingi dengan tawanya yang masih terdengar di telinga fian.
Ya, senyum gadis itu yang entah kenapa jadi begitu penting untuk fian. Senyum yang di tunggunya setiap hari. Akhirnya fian menaiki motornya dan melaju pulang. Sementara itu angel sudah berada di kamarnya dan memeluk boneka yang dulu dapat dari cafe sewaktu bersama nevin.
Tak berapa lama handphone angel berbunyi menandakan ada pesan yang masuk, dia membuka aplikasi whatshap dan dia terkejut.
Nevin
Maaf.
Angel hanya menatap layar handphone, dia tak ada niat untuk membalasnya. Tak berapa lama handphone nya berbunyi lagi.
Nevin
Bisa ketemu sebentar?Aku mau ngomong.
Angel lelah dengan semua ini, dengan bergegas dia menggerakkan jarinya ke layar handphone.
Send to : Nevin
Enggak.
Lalu dia mematikan ponselnya dan menaruhnya diatas meja.
Saat itu bukan hanya hati angel yang menangis tapi langit juga akan menangis, perlahan rintik hujan mulai turun dan membasahi sekitar pekarangan angel.
Angel berkata pada dirinya sendiri"gue nggak boleh kayak gini terus, gue yakin bisa" sambil mengusap air matanya dan akhirnya angel tertidur
Pagi itu dimulai dengan semangat baru angel.
"Semangat bener sih anak bunda ini"sapa bunda
"Eh..mm..iya dong bunda, harus dong"balas angel yang sedari tadi sibuk memasukkan makanan ke mulutnya
"Pelan-pelan sayang makanya, nggak baik anak perempuanya makan kayak gitu"tegas bunda
Angel memperlambat
makanya"hehehe....maaf bund, angel udah telat"
"Ya tapi pelan-pelan, kamu di jemput lagi sama temen kamu yang biasanya atau gimana?"tanya bunda
Pertanyaan bunda tiba-tibamembuat angel berhenti makan"eh nggak kok bund, dia sibuk"
"Ohh"jawab bunda datar
Maksud dari Bunda adalah Nevin, karna Bunda tahu setiap hari Nevin selalu rajin mengantar jemput sang anak
Tiba-tiba angel mendengar suara seseorang mengetuk pintu, tak berapa lama bunda kembali ke meja makan setelah membuka pintu.
"Siapa bund?"tanya angel
"Cowok, katanya temen sekolah kamu"kata bunda
Angel tiba-tiba tersedak saat sedang minum"siapa bund? perasaan nggak ada yang bilang mau jemput angel"
"Ya nggak tau, tadi namanya alfian" jawab bunda santai
"Apa??fian???" Angel tersedak untuk kedua kalinya
"Kamu kenapa sih, pelan-pelan mangkanya" kata bunda sambil memberikan beberapa lembar tissue
Angel tersenyum"gapapa kok bund, cuma kaget dikit kalo gitu angel kedepan ya bund trus langsung berangkat"
"Iya hati-hati"kata bunda
Angel mencium tangan bunda
"Assalamulaikum bunda"
"Walaikumsalam"
Angel segera ke depan"eh ngapain sih loe disini?"tanya angel pada fian yang sedari tadi duduk di ruang tamu
Sambil nyengir kuda dan melambaikan tangan ke arahku "jemput kamu dong, dan mastiin kamu baik-baik aja"
"Gue gapapa fian, tapi berhubung loe udah disini ayo kita berangkat"
Sambil berdiri"ayo princess cengeng, kita berangkat"
"Ih jahat banget sih loe"balas angel
Akhirnya mereka berangkat, setelah setengah jam perjalanan mereka sampai juga di sekolah. Sebelum angel turun fian sudah menceramahinya terlebih dulu"pokoknya ngel kamu nggak boleh sedih lagi, kalo bisa tiap ketemu Dara atau f
Fian sebisa mungkin kamu ngehindar trus hindari kontak langsung sama dia terutama ngobrol"
"Iya bawel, belum juga turun dari motor gue tau apa yang harus gue lakuin kok tenang aja"balas angel
"Oke kalo gitu loe masuk duluan, gue mau parkir"
Angel melangkah menuju kelasnya sebelumnya dia melewati lapangan basket dan terlihat sosok itu lagi, Angel memperjelas pandanganya iya bener itu nevin. Tanpa pikir panjang angel mempercepat langkahnya sebelum Nevin melihatnya. Tapi akhirnya Nevin melihat Angel sembari tersenyum seadanya.
Andai senyuman loe itu bisa bikin keadaan baik-baik aja vin. Gue akan dengan senang hati membalasnya.
Bell pertama akhirnya berbunyi semua murid berlarian memasuki kelas. Aku mulai mengelurkan buku pelajaran karena Guru bahasa inggrisku mulai masuk kelas
"selamat pagi anak-anak"
"Pagi bu"jawab serempak seisi kelas
"Sebelum pelajaran dimulai, ibu mau memperkenalkan temen baru kalian"
"Siapa?"gumamku
"Siapa ya, cewek apa cowok" terdengar beberapa anak sedang bisik-bisik tapi aku masih sibuk membaca buku
"Silahkan masuk"perintah bu lidya "Perkenalkan diri kamu"
"Nama saya Taurina Tabita pindahan jakarta, salam kenal"terdengar suara merdu dari seorang cewek tapi aku seperti familiar dengan suara dan nama itu, ak
Akhirnya aku menegakan kepala.
"Astaga, bener nggak sih dia?(gumamku)
Semoga suka ya?
KAMU SEDANG MEMBACA
Angel tak bersayap
Fiksi Remajadi dunia ini tak pernah ada yang sempurna tapi Angel terlalu naif untuk mengetahui bahwa di luar sana masih banyak hal menyakitkan yang bisa terjadi. kapanpun, dimana pun hal tak terduga bisa terjadi. ingin sekali dia kembali ke masa dimana hidupnya...
