Please ( 15 ).

216 17 0
                                        

BAB 15

"Bisakah aku sembunyikan ini darimu? kau yakin,bila aku menyampaikan ini , kau akan bersikap seperti sebelumnya? "

******

"Gue ingin melihat lo ketawa terus do . gue ingin menghabiskan waktu gue untuk lo! gue ingin lo selalu ada buat gue.gue ingin natap lo dan bermain bersama ke toko buku ketika pulang sekolah! "

Batin gue merintih ingin mengungkapkan semua itu kepada edo,tapi gue ingin edo tahu ketika gue balik ke jakarta suatu saat.

" Do ..." Kini tawa edo sudah hilang dari wajahnya.

" Ya...?"

" Gue yang traktir lo ya." kini tatapan gue turun ke makanan yang di hidangkan diatas meja kami.

" Wow... tumben banget lo yang traktir gue? ada gerangan apa nih? "

" Traktiran pertama dan terakhir buat lo do. " Kini wajah gue sudah menatap edo lekat-lekat.

" Pertama dan terakhir? maksud lo? " edo kini memasang wajah yang serius.

Gue semakin tidak tegaan ketika melihat wajah edo yang seperti itu,"bagaimana bisa gue meniggalkan sahabat gue yang paling baik ini? "

" Gue pamit ya do, gue pamit ke inggris."
seru gue sambil melihat reaksi edo ketika mencerna satu persatu kata-kata gue.

" Inggris ? " tanya edo masih belum sadar.

" Lo lupa ya? gue kan mempunyai impian kuliah di inggris."

" Lo yakin? waktu itu kan lo bilang kalau lo belum ada dana.terus bagaimana sekarang lo ke inggris? "

" Sekarang gue udah ada dananya! " jawab gue mantap tanpa ada keraguan.

" Lo benaran pergi may? masak secepat itu sih lo ninggalin gue? " seru edo memohon kepada gue.

" Gue yakin do,gue udah bilang ke mama papa . dan mama papa izinin gue kok . please ... lo izinin gue juga ya. gue gak tenang kalau pergi tanpa pamitan ke lo."

" Kapan lo berangkat? " seru edo tanpa reaksi.

" Satu minggu lagi."

~~~~~~~

Hanya ada kesunyian di sekeliling kami,tanpa respon edo mengacuhkan maya yang duduk berhadapan dengannya. belum sempat gue melanjutkan perkataan gue,edo sudah mendorong kursi yang ada dibelakangnya.

" Do... Lo mau kemana? " teriak gue kepada edo.tapi teriakan gue dihiraukan edo.

Gue hanya bisa menatap punggung edo yang lama kelamaan semakin hilang dari kegelapan jalan cafe tersebut.

********

Kini gue hanya bisa melamun menatap mie ayam bakso yang dihidangkan di atas meja kantin bukde.

" Oik... Lamun aja lo, udah kayak nenek tauk.kebanyakan makan micin kan lo,maka nya kayak kids zaman now . " seru selpia.

" Apaan sih lo,kagak lucu tauk.lo harus cari kata-kata yang baru jika ingin masuk grand final Stand up comedy. "
seru gue kapada selpia dan bergegas meninggalkan mereka .

Kini gue duduk dikelas sendirian.berharap ada seorang teman yang dapan menghibur gue.tetapi tak satu pun dari mereka menghampiri gue. gue melihat selpia dan sofie sedang berbincang -bincang di taman. gue menatap mereka bergantian. gue baru ingat kalau kelulusan sebentar lagi, dan gue akan berpisah dari teman-teman gue yang lugu itu." bagaimana bisa gue memperlakukan mereka begitu ? "

Gue ingin menghampiri mereka tetapi seperti ada yang menahan kaki gue dari bawah meja. gue memaksa kaki gue untuk keluar kelas.ketika gue berada di taman tersebut. selpia dan sofie menatap gue bergantian. gue melangkah menuju tempat yang mereka duduki.

" Sel, sorry buat yang tadi ya." seru gue sambil menunduk.

" I'ts oke may, gue udah tau kok sifat lo. jadi santai aja." seru selpia.

" Iya kami maklumi kok sifat lo yang kayak macan jantan itu." sambung sofie.

Tawa kami pun pecah......

********

Hy gusy .... bagaimana ceritanya? seru? tegang? lucu? kagetin? . seterah apa yang menurut kalian rasakan. silahkan tinggalkan coment dan vote kalian ya gusy❤️

Cia asia

Karma Cinta TAMATTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang