LOST FEELING

16.3K 523 8
                                        

Kondisi zee semakin membaik,
di tambah seluruh keluarga sangat memperhatikan zee bagaimana tidak? di dalam keluarga, zee adalah anak bungsu yang mana ia pun menjadi anak gadis satu satunya di keluarga Limclown. dari keluarga Edd pun demikian zee merupakan istri dari anak laki laki yang juga satu satu nya.

Tak terkecuali stuart, yang tak pernah absen hadir meski kini zee nampak mengabaikan nya.

" Dengar hari ini kau sudah boleh pulang sayang" ucap zhara riang,

Akhir nya putri kesayang mom kembali ke rumah, are you happy darl??" zee hanya mengangguk senang.

" sekarang habis kan makanan mu! lalu kita segera bersiap untuk kembali ke rumah"  ucap zhara seketika zee membulat kan mata nya karena senang.

" kita akan ke Canada mom? " tanya Zee sumringah

" Ooh no honey, now you have new home and new life aha? " ucap zhara yang melihat expresi kecewa zee.

" baby please! jangan memasang wajah seperti itu " lirih zhara

" Edd sudah berjanji pada momih bahwa ia akan membuat mu bahagia sampai kapan pun! And u must believe him!? "
Seraya menyuap kan bubur pada zee..

Zee vop..

Aku bahkan tidak mempercayai ucapan nya waktu itu, semua nya terlihat jelas bahwa itu hanya lah kebohongan, pasti ada yang orang orang itu sembunyikan saat aku tidak sadar kemarin.

baik lah lakukan lah segalanya semau kalian, tapi aku tidak akan kehilangan cara untuk Pergi dari dunia Edd sham barack yang sangat menjengkelkan itu..
seperti nya wajahku terlihat seperti orang bodoh dengan expresi ini. Ya diriku selalu terlihat idiot jika sudah menyebut nama pria sialan itu!

Aku akan berusaha menikmati permainan mu bahkan memenangkan piala nya Edd Sham"  batin ku yang rasa nya ingin terbahak.

" Darl, apa kau memikirkan sesuatu"
Seketika suara momy membuat lamunan ku berantakan, dan aku hanya menggeleng pelan..

Tak lama Edd muncul dengan pakaian serba coklat nya, ya ia selalu terlihat tampan bahkan ketampanan nya tak Pernah berkurang meski aku hampir bosan melihatnya.

Ia tersenyum dan menyapa ku lembut, hal langka yang kini menjadi sebuah awal pagi ku..

setelah melewati perjalanan cukup panjang akhirnya kami sampai di mansion, momih memapah ku di iringi ayah dari belakang dan tentu nya Edd sang sopir yang membawa kan tas tas ku..

Sesaat aku merasa segala nya sempurna, ayah dan ibu yang amat menyayangi ku, juga suami yng sangat perhatian.

Namun aku yakin semua ini akan kembali menjadi hari suram sperti kemarin.

Normal vop

Zhara dan petther sudah kembali ke amerika, setelah dua minggu mereka mengurus putri semata wayang nya.

Zee kembali tersekap dengan kebosanan, selain karna ia belum pulih total edd melarang nya untuk Melakukan apa pun.

meski sesekali stuart datang namun zee selalu menghindari dengan bersikap biasa saja, tak sperti saat kemarin mereka bertemu, hari yang semakin sore dan zee hanya berkutat dengan laptop di kamar sperti nya ia sedang berselancar di dunia maya.

Pintu terbuka, dan sosok Edd berdiri memicing kan mata nya, melihat zee sedang asyik menatap laptop.

sambil mengembuskan nafas lega, edd memutar tubuh nya hendak melangkah ke luar.

t-tunggu.. " ucap zee terbata..
Edd yang membalikan tubuh nya hanya memandang zee datar.

yaa apa kau butuh sesuatu" ucap edd masih dengan expresi dingin nya, zee menggeleng, kemudian mengangguk, membuat edd bingung,

b-besok kelas pertama ku" ucap zee pelan seraya menundukan kepala nya, ia takut Edd akan kembali memarahi nya..

sebenarnya Edd bukan tipe pemarah namun karna ketakutan nya tidak dapat ia kendali kan..

Baik lah, aku akan mengantar mu, istirahat lah besok kau butuh tenaga, aku tidak ingin bolak balik Setiap minggu ke venou" ucap nya datar seraya menutup pintu.

zee memutar bola mata nya,
tak apa, yang penting besok aku akan memiliki dunia baru tanpa melihat wajah nya saat ia kembali dari. Kantor dengan wajah kusam nya..

Im wiating tomorrow...

My Second Life ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang