Cerita cinta yg diawali dgn pertengkaran antara Dinar dan Alvin namun lama kelamaan cinta tumbuh di hati mrk.Namun,disisi lain Rania adik Dinar yg mempunyai penyakit jantung jg mencintai Alvin.Apa yg akan dilakukan Dinar?
Pagi ini begitu cerah,burung2 bernyanyi dan bunga2 pun bermekaran.Tampak Dinar terlihat semangat menyambut hari.Ketika Dinar sedang bersiap2 untuk kuliah,Bunda Ranti datang ke kamar Dinar.
"Tok...tok...,Din ini Bunda". "Masuk Bun". "Din,kamu lagi siap2 untuk kuliah yah". "Iya Bun". "Oh iya Din,nanti malam kamu dinner yah sama dr.Fandy Bunda sudah menyiapkan semuanya dan Bunda juga sudah memesan meja di salah satu restoran.Kamu mau yah". "Nanti malam Bun". "Iya,kamu bisa kan.Supaya kalian bisa lebih dekat". "Insya allah Bun". "Ya udah,Bunda nyiapin sarapan dulu yah". "Iya Bun".
Kemudian,Bunda Ranti keluar dari kamar Dinar.Dinar tidak menduga Bunda Ranti merencanakan makan malam itu.Dinar tidak bisa menolaknya karena takut Bunda Ranti kecewa.
"Bagaimana caranya aku terus terang ke Ayah sama Bunda kalau aku gak setuju dgn perjodohan ini karena aku tidak mencintai dr.Fandy".
Kegalauan Dinar pun mulai terlihat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seperti biasanya,setelah pulang kuliah Dinar langsung ke rumah Alvin.saat itu,Alvin ingin sekali makan spagheti.Tapi Alvin mau kalau Dinar yang memasaknya.
Akhirnya,Dinar memasak spagheti untuk Alvin.Ternyata,selain cantik dan pintar,Dinar pun jago memasak.Selama memasak Dinar di temani Bi Siti.
"Sini non bibi bantuin". "Gak usah bi,aku bisa sendiri.Kalau cuma spagheti doang mah kecil". Lalu Dinar melanjutkan memasaknya.
Setelah matang,Dinar langsung memberikan spagheti itu kpd Alvin.
"Tada...spagheti special ala chef Dinar sudah matang,silahkan di nikmati".
"Thank you,wah kelihatannya enak banget.Gw cobain yah".