45. Percaya diri.

1K 94 7
                                        


"Bisakah aku tidak ikut kalian hari ini, aku ingin tidur saja di hotel,"kata Sergey. Sergey selalu ingat penghinaan putra putri Mike.

"Kau pemilik empat puluh persen saham perusahaan , kau tentu harus hadir,"goda Andrew.

"Seandainya benar aku pemilik nya akan kujual saja semua saham itu , dari pada kepala ku pecah memikirkan nya", kata Sergey." Aku bukan pemilik kekayaan itu  , aku pemilik kalian berdua itu saja cukup."

"Kau seperti seorang pecundang sekarang,"kata William asal .

"Kau harus datang menemani kami, kau tahu kami  butuh  diri mu menemani kami,"  pinta Andrew.

"Baik lah," kata Sergey. "Aku seorang pendukung yang bodoh dan lemah,"  pikir Sergey.

"Kami hanya tahu cara bertarung , kami tidak pernah belajar bisnis," kata William.

"Jangan kuatir yang kita temui hanya  Celine, Harry dan adik-adiknya," kata Andrew...."mereka juga keluarga kita.

"Aku kan meminta mereka memperhatikan Brado itu saja yang lain aku tidak peduli," kata William. "Kita berhutang budi padanya" William melanjutkan perkataan nya.

"Aku juga sama seperti kalian , aku hanya tahu membunuh , menembak , dan bercinta dengan kalian", pikir Sergey,..."bahkan bercinta pun sudah lama aku menginginkan tetapi kalian berdua terlalu sibuk dengan banyak hal ,sehingga mengabaikan aku".


Mereka berjalan kaki santai dan berpakaian rapi tidak terlalu berlebihan , terlalu sederhana sebagai pemilik saham terbesar milik Mac Griff, tentu saja jika milik mereka berdua di gabungkan sudah mencapai empat puluh persen saham dari keseluruhan.


Saat rapat , kurang dari lima belas menit ..

"Sebaiknya kita mulai sekarang," kata Harry dengan jas hitam rapi terlihat sangat tampan seperti Mike ayahnya.

"Waktunya kurang lima belas menit,"  kata Celine duduk tenang di deretan meja di direksi.

"Seperti setiap tahun hanya Jason yang menghadiri rapat ini," kata Robin..."sekarang kedua paman kami sudah duduk di tempat ini".

"Sebaiknya jangan mendahului tunggu waktunya tepat , jika pemilik lain tidak datang kita mulai,"  kata Celine.

"Emhh, mereka tidak mungkin datang sudah lima belas tahun mereka hanya bisa menerima uang keuntungan saja tanpa peduli perusahaan ini,"Sindir Lucia.


Di sisi lain ruangan yang sama...

"Bisa kau berikan kursi yang sama untuk nya," kata william kepada petugas sambil menunjuk Sergey yang masih berdiri.

"Maaf tuan , hanya pemegang saham yang di sediakan tempat duduk,"  petugas menjawab santai.

"Sebagai pemilik perusahan ini bisakah aku memerintahkan mu untuk membawa satu kursi lagi yang sama dengan kursi kami untuk duduk nya,"teriak Andrew.

Sebenarnya banyak kursi masih kosong tetapi semua sudah ada daftar nama sesuai dengan para memegang saham perusahan raksasa ini.

Celine mendengar teriakan Andrew, berdiri dan menghampiri tempat itu, "mereka adalah pemilik perusahan ini, bisakah kau menuruti perintah mereka." 

"Maaf tuan Harry memerintahkan hanya menyediakan kursi untuk pemegang saham ".jawab petugas  , bahkan kepada Celine dia berani melawan.

Celine hanya mengeleng , "maaf kan , aku sudah lama tidak ikut campur urusan ini, mereka memintaku untuk beristirahat," muka Celine langsung berubah sedih.

TWINS AZRÆLCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang