Bait Pelopor

268 7 1
                                        

Rasaku penuh perlu kuribu
Dalam peluh aku menunggu
Tak terasa angin menggebu
Mencekik raga nan kian kaku

Kaulah sang pelopor
Walau dari lubang nan kotor
Niatmu suci dan tulus dari hati
Namun waktu telah menguburmu mati

|
|
|
Best regards,
Kharisma Rahmah Dewi

Untuk para pejuang yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan masa depan bangsa, yaitu kami.

Musafir: Kumpulan Puisi dan Prosa [SUDAH TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang