Angin malam, sampaikan rinduku padanya
Ia yang jaraknya bermil-mil dari raga ini
Hanya bisa kusentuh dalam alam mimpi
Dan kurengkuh dalam jiwa dan nadi
Angin malam, sampaikan rasa cintaku padanya
Burung-burung gagak mungkin jadi saksinya
Dalam kegelapan dan keburaman
Aku ingin memeluknya dalam naungan
Angin malam, kau tahu betapa muskilnya angan ini
Perasaan yang ajnabi dan tak pernah kukenali selama ini
Hinggap bagaikan virus yang menggerogoti
Cinta ini berwujud namun amat sunyi
Angin malam, berapa banyak lagi aku mengeluh
Berkesah dengan harapan yang fana
Begitu halusnya sampai aku terlena
Dan terbawa semilir menuju ke barat
Angin malam, mengapa kau mengalun seperti rangkaian geeta?
Raga-mu menggetarkan setiap sudut hatiku
Sur dan taal-mu ibarat senandungku
Aku ingin menari dalam bayang awanmu
Angin malam, mengapa ia begitu dekat di hati?
Wajahnya hanya sebuah gambaran kecil
Namun terasa menggetarkan relung nadi
Kata-katanya hanya untaian frasa dan klausa
Namun mampu membuatku tersenyum bak majnun
Angin malam, mungkin kau yang lebih tahu keberadaannya
Kadang aku cemburu padamu
Kau bisa berembus di tengkuknya
Kau bisa menerpa wajah polosnya
Aku ingin menjadi angin malam sepertimu
KAMU SEDANG MEMBACA
Musafir: Kumpulan Puisi dan Prosa [SUDAH TERBIT]
Poesie[Sebelumnya ANAFORA] Anafora adalah jenis majas di mana pengulangan bunyi, kata atau struktur sintaksis kalimat untuk memperoleh efek-efek tertentu yang terdapat pada awal kalimat, berfungsi sebagai penegasan. Buku ini hanya sekadar kumpulan puisi y...
![Musafir: Kumpulan Puisi dan Prosa [SUDAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/146632047-64-k419064.jpg)