Rêver 13 - Brian & Julian - Ketika Jatuh Cinta

166 20 9
                                    

Time
You said that time flies

But you keep breaking its wings

B r i a n

Kata orang, semakin bertambah usia, jumlah teman akan semakin sedikit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kata orang, semakin bertambah usia, jumlah teman akan semakin sedikit. Yang dulunya bisa jalan kemana pun sama mereka, main dari pagi sampai malam, mungkin sekarang hanya untuk bertegur sapa pun susah. Awalnya gue gak begitu peduli. Dulu, gue berpikir bahwa mau siapa pun itu di samping gue, mau satu, dua, atau bahkan sampai sepuluh, asal gue bahagia, itu bukan masalah.

Gue tetap hidup dengan prinsip itu. Hingga belakangan ini gue menyadari sesuatu. Gue gak merasa kehilangan ketika teman-teman gue perlahan menghilang satu persatu, karena ada seseorang yang selalu tinggal di samping gue. Hingga gue gak tahu rasanya kehilangan teman-teman gue yang lain.

Kalau mempertimbangkan soal kuantitas dan kualitas, gue rasa, kualitas lebih dibutuhkan dari seorang teman. Buat apa lo punya teman banyak tapi lo gak merasa ada di sana? Buat apa lo punya teman banyak tapi ketika lo gak ada lo jadi bahan pembicaraan? Bagi gue, bullshit orang yang bilang kalau kita punya teman banyak, maka hidup kita akan senang.

Belum tentu.

Lo pasti pernah melihat dua orang yang selalu bersama kemana-mana. Mau itu ke kantin, jalan-jalan saat liburan, bahkan ke toilet sekalipun, mereka selalu berdua. Ketika ada acara yang melibatkan banyak orang, mereka akan saling bertanya, "Lo mau ikut gak? Kalau lo gak ikut, gue juga gak akan ikut.."

Ya, setiap orang punya kenyamanan masing-masing. Jadi lo gak perlu merasa aneh ketika ada orang yang selalu berdua kemana-mana, atau kalau pun gak berdua, mungkin dia punya geng kecil-kecilan yang selalu ribut di mana pun. Dan lo gak perlu memaksakan diri lo sendiri untuk bergabung dengan orang lain hanya untuk mendapatkan banyak teman.

Banyak itu tidak menjamin, percaya sama gue.

Dulu gue punya banyak teman, satu persatu mulai menghilang. Alasannya ini lah, itu lah, sebuah alasan yang manusiawi, namun jika dipikir kembali, memang pertemanan bisa hilang karena hal itu? Satu-satunya orang yang masih berada di samping gue dari zaman gue bocah ingusan sampai sekarang hanya Chila.

Tapi lo tahu lah.

Sekarang bahkan dia udah mulai menghilang dari hidup gue. Lingkaran pertemanan itu kadang jahat, ya? Bagi gue, Chila adalah kenyamanan gue dalam berteman, mau dia seabsurd apa pun, dia gak pernah meninggalkan gue.

Hanya saja kata orang, pertemanan antara laki-laki dan perempuan dalam waktu yang lama itu salah. Padahal apa yang salah, sih? Salah satu di antara kita bakal jatuh cinta, gitu? Klise. Gue gak pernah merasakan itu. Teman ya teman, gak semua laki-laki dan perempuan yang bersahabat akan jatuh cinta satu sama lain.

Yang ada, Chila mulai meninggalkan gue karena jatuh cinta dengan orang lain. Lagi-lagi alasan yang manusiawi, tapi seharusnya pertemanan gak berubah karena hal itu, kan?

RêverTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang