JUNIOR ▪ PART 10

13.9K 725 3
                                        

"Benar kata orang, cinta itu datang dan pergi tanpa ada yang tau."

-Natasha William Mahesya.-

Kata orang, cinta yang datang tiba-tiba itu indah. Mereka tidak bisa diperediksi oleh kita sendiri. Awalnya benci berubah menjadi cinta.

Karena benci itu artinya benar-benar cinta. Jangan berusaha membenci seorang laki-laki jika akhirnya harus mengalami jatuh cinta.

Mereka bagaikan bomerang untuk kita sendiri. Manis diawal pahit diakhir mungkin itu yang berada dipikiran beberapa gadis yang takut untuk memulai lagi.

__

Seperti Natasha, sebenarnya ia takut jika harus patah hati untuk kesekian kalinya. Ia berharap Viro tidak seperti para mantan-mantannya.

Natasha sudah siap dengan jeans hitam sobek-sobek dan kaos berwarna putih polos. Ia menguncir rambutnya menjadi satu. Tidak perlu berlebihan tinggal memberikan sedikit bedak dan liptint saja sudah cukup.

Fake love.. fake love...

Natasha mengangkat panggilan dari Vanessa. Katanya Agatha dan Mellyana sangat ngotot ingin melihatnya Natasha berada diarea balap dengan kakak kelasnya dulu.

Hallo Kak?||

Hallo, Lo dimana?"||

Masih dirumah,
ini mau otw ke sana.||

Gue sama yang lain
udah nyampe nih.||

Okeh, tunggu.||

Tut.

Natasha mulai menyalakan motor kesayangannya dan pergi menuju lokasi yang aman untuk balapan kali ini. Membelah jalan ibu kota dijam yang menujukan pukul sepuluh malam.

Hampir 20 menit Natasha baru sampai ke lokasi yang dituju. Disebuah jalan raya yang sudah tidak terpakai. Tidak ada kendaraan yang lewat. Tapi malam ini banyak para remaja dari sekolah manapun datang.

Ya karena malam ini mantan ratu Sma Wipama akan duel dijalan raya dengan ratu Sma Wipama yang baru. Meskipun Natasha selalu kena pembullyan tapi tidak ada yang bisa mengelak kecantikan dan kebaikan gadis itu.

"Ca!" Seseorang melambaikan tangan ke arah Natasha.

Gadis itu segera melepas helmnya. "Soory, pasti nunggu lama ya?"

"Gak papa kali, mereka juga maklumin." Kata Vanessa sambil menuju kerumuan yang menunggunya.

"Tapi lo yakin? Ini pertama kalinha gue liat balapan liar kaya gini, apalagi lo itu cewek." Ucap Vanessa khawatir.

"Tenang aja, Caca udah persiapin ini ko." Balas Natasha.

Vanessa menoyor pelan kening Natasha sampai gadis itu mengeluh.

"Aw.. sakit."

"Muka aja imut tapi kelakuan bar-bar! Heran gue." Gemas Vanessa.

"Natasha.." Natasha dan Vanessa menoleh ke sumber suara.

Tak jauh dari posisi mereka sekarang. Cowok dengan kaos hitam yang dibaluti jaket boomber berjalan ke arah mereka. Natasha terdiam melihat mantan ke kasihnya.

JUNIOR [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang