Aku memang bisa menahan rindu tapi tidak dengan kecemburuan ku
_Natasha_
Air hujan perlahan membasahi jalan kota. Begitu pula dengan gadis yang kini tersenyum dibalik helm fullset nya
Ia sedikit bergumam menyanyi dalam diam sambil sesekali melirik orang orang yang mulai berteduh
Natasha. Gadis itu sangat merindukan orang yang selama ini menemani hari harinya. Lelaki playboy namun dingin yang terkadang keras kepala
Siapa lagi jika bukan Rafa alexander bramasta. Ketika semua gadis berlomba lomba untuk memikat hati rafa,caca lah yang selalu menjadi alasan rafa untuk tidak berpindah hati lagi
Cukup kemarin ia menyakitinya tidak untuk kali ini ia sendiri sudah berjanji pada hatinya untuk menjadikan natasha wanita terakhirnya
• • •
Gadis itu membuka helmnya menampakan senyum disudut bibir mungilnya. Menjadi pusat perhatian tentu sudah biasa untuk caca dan apalagi ini hujan membasahi seluruh tubuhnya
"Ngapain harus hujan hujanan sih ca!" Tegur seseorang sambil membawa payung ke arahnya
Senyum caca bertambah mekar melihat seseorang yang hari ini sangat ia rindui. Ya cowok tampan dengan tubuh yang tinggi serta rahang yang kokoh sangat terlihat seski dimata kamu hawa
"Jangan pake ini" ujar caca. Ia melempar payung yang digenggam rafa dan terjadi adegan hujan hujanan
"Ck nanti sakit"
Caca tak menghiraukan ucapan rafa dengan cepat ia berlari sambil menarik tangan rafa menuju taman belakang
Setelah sampai pada tujuan caca melepas genggamannya menatap lelaki yang kita memasang muka tembok bertanda jika ia marah
Bruk..
Rafa sedikit tersentak saat tubuh caca menabrak dada bidangnya namun tak lama ia membalas pelukan gadis itu
"Aku kangen kamu" ucap caca sambil memperat pelukannya
Rafa terkekeh menangkup kedua pipi caca yang terlihat semakin gembul "kita ketemu terus loh disekolah"
"Kamu sibuk!" Ucap caca ketus
"Maaf kamu taukan aku udah mulai ngelola perusahaan papah" ucap rafa sambil menyelipkan anak rambut caca ke telinga
Caca menganguk lemah ia mengerti jika rafa akhir akhir ini sibuk dengan perusahaan papahnya dan mereka hanya bisa bertemu saat disekolah saja
Rafa kembali menarik caca kepelukannya. Hujan menjadi saksi cinta mereka,masalah,kebahagian serta kebohongan mereka lalui secara bersama
"Gue sayang sama lo" bisik rafa tepat pada telinga caca
Gadis itu mengangguk dalam dekapan rafa. Kadang takdir memang susah ditebak bahkan tidak terduga. Tuhan memang mempunyai rahasia dibalik tangisan
Cup.
Cukup lama rafa mencium puncak rambut caca. Gadis itu menangis dibawah hujan tidak terlihat namun ia sangat sangat bahagia
"Aku juga sayang sama kamu!"
KAMU SEDANG MEMBACA
JUNIOR [SELESAI]
Fiksi Remaja𝘾𝙊𝙑𝙀𝙍 𝘽𝙔 : 𝙇𝙞 𝙂𝙧𝙖𝙥𝙝𝙞𝙘 "Lakukan apapun yang menurutmu menyenangkan." Rafa Alexander Bramasta salah satu siswa Sma Mahesya. Memiliki sifat dingin dan irit bicara. Wajah tampan bak pangeran berkuda mampu membuat dirinya menjadi seorang...
![JUNIOR [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/166098789-64-k732706.jpg)