Rindu junior 2🌻

8.7K 242 5
                                        

Aku memang bisa menahan rindu tapi tidak dengan kecemburuan ku

_Natasha_

Air hujan perlahan membasahi jalan kota. Begitu pula dengan gadis yang kini tersenyum dibalik helm fullset nya

Ia sedikit bergumam menyanyi dalam diam sambil sesekali melirik orang orang yang mulai berteduh

Natasha. Gadis itu sangat merindukan orang yang selama ini menemani hari harinya. Lelaki playboy namun dingin yang terkadang keras kepala

Siapa lagi jika bukan Rafa alexander bramasta. Ketika semua gadis berlomba lomba untuk memikat hati rafa,caca lah yang selalu menjadi alasan rafa untuk tidak berpindah hati lagi

Cukup kemarin ia menyakitinya tidak untuk kali ini ia sendiri sudah berjanji pada hatinya untuk menjadikan natasha wanita terakhirnya

• • •

Gadis itu membuka helmnya menampakan senyum disudut bibir mungilnya. Menjadi pusat perhatian tentu sudah biasa untuk caca dan apalagi ini hujan membasahi seluruh tubuhnya

"Ngapain harus hujan hujanan sih ca!" Tegur seseorang sambil membawa payung ke arahnya

Senyum caca bertambah mekar melihat seseorang yang hari ini sangat ia rindui. Ya cowok tampan dengan tubuh yang tinggi serta rahang yang kokoh sangat terlihat seski dimata kamu hawa

"Jangan pake ini" ujar caca. Ia melempar payung yang digenggam rafa dan terjadi adegan hujan hujanan

"Ck nanti sakit"

Caca tak menghiraukan ucapan rafa dengan cepat ia berlari sambil menarik tangan rafa menuju taman belakang

Setelah sampai pada tujuan caca melepas genggamannya menatap lelaki yang kita memasang muka tembok bertanda jika ia marah

Bruk..

Rafa sedikit tersentak saat tubuh caca menabrak dada bidangnya namun tak lama ia membalas pelukan gadis itu

"Aku kangen kamu" ucap caca sambil memperat pelukannya

Rafa terkekeh menangkup kedua pipi caca yang terlihat semakin gembul "kita ketemu terus loh disekolah"

"Kamu sibuk!" Ucap caca ketus

"Maaf kamu taukan aku udah mulai ngelola perusahaan papah" ucap rafa sambil menyelipkan anak rambut caca ke telinga

Caca menganguk lemah ia mengerti jika rafa akhir akhir ini sibuk dengan perusahaan papahnya dan mereka hanya bisa bertemu saat disekolah saja

Rafa kembali menarik caca kepelukannya. Hujan menjadi saksi cinta mereka,masalah,kebahagian serta kebohongan mereka lalui secara bersama

"Gue sayang sama lo" bisik rafa tepat pada telinga caca

Gadis itu mengangguk dalam dekapan rafa. Kadang takdir memang susah ditebak bahkan tidak terduga. Tuhan memang mempunyai rahasia dibalik tangisan

Cup.

Cukup lama rafa mencium puncak rambut caca. Gadis itu menangis dibawah hujan tidak terlihat namun ia sangat sangat bahagia

"Aku juga sayang sama kamu!"

JUNIOR [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang