Ketika kali pertama bertemu, aku tidak tahu kamu akan jadi seperti ini di hati. Kamulah udara, yang kehilanganmu bisa membuatku sesak nafas. Kamulah hujan, yang mengaliri kemarauku yang panjang. Kamulah sang pemeluk dari belakang yang dalam pelukmu aku selalu ingin pulang.
Jika aku hanya teman biasa, mengapa genggamanmu selalu sehangat senja? Jika aku hanya jadi sahabat semata, mengapa seringkali kamu tatap mataku dengan penuh cinta? Apakah disini hanya aku yang ingin terbang tinggi sementara inginmu hanyalah memilih pergi?
Jika dari awal aku tahu. Inginmu sebatas temu. Harusnya tidak pernah aku mengizinkan diri untuk jatuh cinta lagi. Harusnya aku tidak pernah memberi rasa, jika yang mampu kamu beri kepadaku hanyalah luka.
-Iakhair.

KAMU SEDANG MEMBACA
Rasa di antara kita
Fiksi Remaja√ Cerita ini ditulis dari pertengahan Oktober 2018. √Publikasi 02 Januari 2019. ❗ Cerita ini hanya sebatas sajak kata. ••• ••• ••• ❗ Lanjut ke Prolog cerita.