Pasangan Pesta

2K 110 0
                                        

*Author's POV*

Pagi itu Debby bangun dengan lingkaran hitam di sekitar matanya, semalam ia tak bisa tidur, entahlah banyak masalah di otaknya yang ia belum bisa pecahkan solusinya, Ia ingin Justin melihatnya, memakukan pandangan pada sosoknya, menghalau pandangan Justin dari seorang Jasmine ataupun Selena, Debby benar-benar ingin pandangan Justin hanya tertuju pada dirinya, walaupun itu sulit atau mustahil sekalipun

"Apa aku benar-benar tak menarik untuknya?"

Debby berkutat di depan cermin panjang di sudut kamarnya, menatap bayangannya lekat

"Aku akan terlihat menarik untuk Justin, dia suka gadis seperti apa sih, apa yang seperti Jasmine atau Selena? Oke lihatlah Justin aku bisa lebih dari mereka berdua"

Dan detik berikutnya Debby sudah heboh membongkar baju dilemarinya

-

Austin sedang asyik mengunyah roti panggang di meja makan keluarganya, hanya ada dirinya seorang di meja panjang itu, Ayahnya sedang bertugas di luar kota, ibunya masih menyiapkan sarapan di dapur dan kakaknya? Entahlah gadis itu belum juga turun dari kamarnya

"Morning adikku sayang."

"Buhhh.."

Austin langsung memuntahkan susu cokelat yang baru separuh diteguknya, matanya membulat seketika begitu Debby muncul di depannya dengan senyum lebar, bukan... bukan senyum tiga jari Debby penyebabnya tapi.... penampilan Debby!

"Debby kurasa ada yang tidak beres denganmu.."

"Apanya yang tidak beres? Ahh adik kecil jangan suka berkata aneh, oke aku berangkat sampaikan pada mom aku berangkat"

Debby menyambar sepotong roti dan kemudian hilang di balik pintu cokelat rumahnya. Austin komat-kamit di tempat, sepertinya kakanya baru terbentur kepalanya pagi ini.

Cafetaria Abraham cukup ramai dipadati murid, pelajaran pertama dimulai 15 menit lagi jadi murid-murid masih ada waktu untuk sekedar bercengkrama atau menghabiskan 15 menit itu untuk duduk-duduk memesan makanan di cafeteria.

"Tangkap ini.."

Chaz melempar sebutir choco balls yang sayangnya meleset saat Ryan mencoba menangkapnya dengan mulut

"Yah... kau payah."

ejek Chaz sambil menjulurkan lidahnya

"Hey... enak saja kau itu yang payah."

Balas Ryan tak mau kalah, dan dalam hitungan detik adu mulut tak penting pun berkoar di antara kedua makhluk yang menurut Justin berotak sama ukurannya dengan ukuran ikan koi, Justin mencibir acuh melihat Ryan dan Chaz yang kini saling melempar makanan mereka dengan Justin di tengah mereka berdua, Justin mencoba menyibukan diri dengan sepiring spaghetti di depannya mengabaikan dua sahabat konyolnya itu

"Justin.."

"Hmm.."

"Justin.."

"Ada apa Chaz?"

Justin masih asyik pada makanannya, sama sekali tak mengalihkan pandangannya pada Ryan maupun Chaz

"Lihatlah itu!"

karena kesal Chaz menarik dagu Justin pada suatu subyek yang menurutnya 'luar biasa' dan...

"uhukkk..."

detik itu juga Justin memuntahkan spaghetinya, Ryan dan Chaz menggelengkan kepala mereka bersamaan, Justin melongo ditempat, Debby benarkan itu Debby?

"Hey guys."

Debby melambaikan tangannya ketika melewati meja Justin dkk dan melirik penuh arti pada Justin, ruang cafeteria langsung berubah riuh para lelaki sudah heboh ada yang bersiul ada pula yang nekat mengoda Debby terang-terangan. Seakan sadar Justin langsung bangkit dan menyeret Debby ke lorong yang sepi

My Arrogant BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang