*Author's POV*
"Selena dan Justin berpacaran!"
"APA?"
Debby yang semula diam langsung memekik kaget, wajahnya merah padam
"Ya tadi ramai anak cheers membicarakannya."
jelas Bella dengan wajah khawatir
"Kau baik Debby?"
"Tentu saja tidak."
tukas Debby dan pergi mengelilingi sekolah siapa lagi yang ia cari kalau bukan Selena, di depan cafeteria akhirnya Debby menemukan juga sosok Selena yang tengah asyik mengobrol dengan dua temannya. Debby yang geram pun langsung mendatangi seniornya itu
"Benarkah kau berpacaran dengan Justin?"
"Well to the point sekali kau, tidak ada sapaan di pagi hari?"
Selena terkekeh pelan yang makin membuat wajah Debby merah padam
"Jawab saja pertanyaanku!"
"Ya..... kurasa kau belum dengar, jadi Justin itu pacarku sekarang.... kau tahu dia bilang dia sudah bosan dengan yang sebelumnya."
Selena sengaja membisikan kata-kata akhirnya menambah kesan dramatis, Debby menganga tak percaya benarkah Justin bosan padanya?
"Kenapa diam Debby?"
tanya Selena dengan nada sok perhatian, Debby hanya menggeleng pelan seiring air mata yang turun membasahi pipinya
"Tidak apa-apa, aku pergi dulu."
Debby berbalik pergi dengan terisak pelan, ia hancur benar-benar hancur.
Dakota, Bella dan Wero serentak terkejut setengah mati saat Debby lewat di depann mereka dengan terisak, Wajah ketiganya langsung panik, mereka berusaha mengejar Debby namun gadis itu tak mau tahu, Debby butuh sendiri kini
"Ya ampun malang sekali Debby."
Bella menatap sedih kearah pungung Debby yang menjauh, Wero menepuk pundak Bella pelan penuh perhatian
"Biarkan dia merenung, mungkin dia butuh waktu sendiri dulu."
"Awas saja pasti ini gara-gara Justin, akan kuhabisi dia beraninya menyakiti Debby, ayo girls kita tunjukan girls power yang sesunguhnya."
Dakota melipat lengan kemejanya sambil tangannya mengacung ke udara seakan mengomandoni Wero dan Bella yang hanya menurut saat gadis berambut pirang itu menyeret keduanya
-
Dakota memekik histeris saat akhirnya ia menemukan sosok Justin di halaman depan Abraham tengah sibuk dengan bukunya, bisa-bisanya saat sekolah heboh mengosipinya dengan gadis lain, pria itu tenang-tenang saja, Dakota tak habis pikir akan kelakuan Justin yang satu ini
"Justin Drew Bieber."
Justin mengadah menatap gadis yang menyebut nama lengkapnya itu, Pria itu mengernyit heran saat menemukan sosok Dakota berkacak pinggang di depannya
"Ada apa?"
"Ada apa kau bilang?"
Teriak Dakota kesal, Bella dan Wero hanya menonton dibalik punggungnya
"Kau tahu kau berhasil membuat Debby menangis tiga hari, kau tahu juga bahkan sampai detik ini dia masih menangis meratapimu, dia begitu menyayangimu dia menjauhi Yair menjaga jarak dengan Zayn kau pikir demi siapa? Demi kau! Debby juga belajar mati-matian untuk masuk Abraham agar satu sekolah dengamu kau pikir itu semua tak butuh perjuangan? Aku kasihan padanya dia begitu sayang padamu tapi kau.... lihatlah peduli saja tidak!"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Arrogant Boyfriend
Fiksi Remajacinta itu tidak memandang seberapa buruk pasangan kita, bukankah kekurangan dan kelebihan akan menjadi sempurna? WARNING!! THIS STORY IS BY NINDYA KARTIKA NOT BY ME
