Beberapa Orang

2.8K 131 0
                                        

*Debby's POV*

Tiga hari sudah berlalu, masa orientasi siswapun sudah selesai ketiga hari itu berjalan lancar, dan pagi ini saat awan-awan putih berarak cerah di birunya lazuardi aku sudah siap dengan seragam Abraham Lincoln High school, aku terus menatap pantulan diriku di cermin.

aku suka sekali seragam ini, selain karena seragam ini menunjukan identitasku sebagai siswa AL-high school seragam ini juga cute dengan kemeja putih dipadu blazer hitam yang menjadi luarannya serta rok lipit abu – abu dan yang paling aku suka adalah dasinya yang berwarna merah dengan corak hijau garis-garis, aku tak sabar melihat Justin mengenakan seragam AL-High school pasti akan keren!

"Pagi Justy.."

sapaku riang saat kulihat Justin baru saja keluar dari rumahnya dan aku hampir lupa caranya bernafas saat Justin muncul dengan sergam Abraham yang membuatnya terlihat sangat KEREN! Aaaa I really love this boy

"Kau kenapa?"

Aku terkesiap saat Justin melambaikan tangannya di depan wajahku, lagi-lagi aku tertangkap basah memandanginya

"Tidak apa-apa heheheh.."

ucapku bodoh yang sama sekali tak di gubris olehnya.

-

*Author's POV*

Pagi itu pelataran depan Abraham yang cukup luas telah di padati lalu lalang siswa Abraham yang berbondong-bondong memasuki sekolahnya, di suatu sudut Abraham di antara lorong-lorong yang berisi loker di kanan kirinya, Debby sibuk menata buku-bukunya dan berbagai barang-barang lainnya di loker paling ujung itu, sedikit rasa kecewa terbesit di benaknya mengetahui loker Justin ada di lorong sebelah dan itu cukup jauh darinya

"Jam pertama kelas biology.."

Debby sibuk membaca jadwal di tangannya sambil memutar keras otaknya menerka-nerka kertas berisi denah Abraham di tangannya

"Kelas biology, sebelah barat cafeteria tepatnya di lantai dua gedung utara, dari loker satu belok kanan lurus lalu belok lagi ke utara dan... aaargh aku bingung kenapa Abraham luas sekali dan harus begitu membingungkan dan kenapa aku tak pandai membaca denah?"

Ucap Debby bersungut-sungut kesal, Gadis itu terus mengerutu sambil mengutuk keras kertas denah yang sebenarnya tak bersalah, Debby terus mengomel tak menyadari sepasang mata hitam menatapnya geli

"Hei butuh bantuan?"

Debby membalikan badannya dan menemukan seorang pria tampan dengan senyum menawannya berdiri di hadapannya

"Well... hey iya aku sedikit butuh bantuan, aku kebingungan menemukan kelas biology."

ungkap Debby jujur sambil menampakan senyum lugunya, Yair ikut tersenyum melihat senyum indah itu, sedikit banyak gadis manis di depannya menarik perhatiannya

"Oh aku juga ada kelas biology pagi ini, mau jalan bersama?"

"Wah.. tentu saja."

Debby memekik girang sambil melontarkan terima kasih, Yair hanya menatapnya geli, gadis ini sungguh polos!

-

*Debby's POV*

Dan pada akhirnya aku menuju kelas biology di antar oleh Yair Danor, di sepanjang perjalanan menuju kelas biology kami banyak mengobrol, Yair cukup menyenangkan dia ramah, baik, lembut malah, berbeda sekali dengan seseorang..

"Nah ini kelasnya ayo masuk."

Yair menarik tanganku memasuki kelas yang sudah lumayan ramai itu, aku menyapu pandanganku ke seluruh kelas dan hampir terlonjak kaget melihat si rambut coklat madu itu sudah duduk manis di bangkunya, Dia sekelas denganku di jam pertama? Grr... kenapa tak bilang dari tadi? Aku kan sudah menunjukan jadwalku padanya

My Arrogant BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang