Cobaan Lainnya

2.1K 127 0
                                        

*Author's POV*

Debby dan Jasmine saling melontarkan kata-kata menohok memojokan rival masing-masing, kemudian Justin muncul di antara mereka dengan tatapan bingung karena tiba-tiba dua gadis itu menuntutnya untuk memilih manakah yang lebih cantik

Debby dan Jasmine kini menatap lekat pada mata hazel itu sambil mengucapkan mantra peluluh paling ampuh yang dimilikinya, Justin yang mulai risih dengan tatapan dua gadis itu menghela kesal, dirinya merasa terpojok kini, setelah beberapa saat hening gadis-gadis itu merasa geram juga.

"Pertanyaan bodoh"

Justin dengan cueknya berbalik badan dan melangkah menjauh sebelum terkena lemparan granat dua gadis ganas di hadapannya, sejenak Debby dan Jasmine melongo sukses melihat punggung Justin yang makin menjauh.

"Justin!!!!!"

-

*Debby's POV*

Menyebalkan sekali pria itu setelah di tunggu lama jawabannya dengan seenak perutnya saja pergi dan tak memberi jawaban pasti, lagian apa yang susah sih dari pertanyaan itu? Tinggal jawab saja Debby yang lebih cantik! Aku kan pacarnya sudah pasti harusnya aku yang paling cantik di matanya jika saja pemikiran Justin sama dengan pria pada umumnya.

Aku masih menggerutu kesal dan berjalan memeluk buku-buku tebalku untuk di kembalikan ke perpus, Langkahku terhenti tepat di undakan tangga saat Bella menyapaku.

"Hi bell, dari mana?"

"Perpus."

jawabnya singkat, aku sejenak memandangi penampilannya hari ini, dia cantik....

tapi seperti ada yang janggal? Oh itu! Tanktop orangenya sama persis dengan yang dikenakan Jasmine!

"Ada apa Debb?"

"Tidak hanya saja..."

"Hey kau!"

sebelum aku melanjutkan ucapanku sebuah suara berisik yang melengking menyelanya dan sekali lagi munculah si Jasmine Villegas beserta dua kawanan lebahnya

"Ganti bajumu!"

"Apa maksudmu?"

Bella maju selangkah mendekati sengit gadis latin di depannya, aku hanya melongo sukses menonton perang dunia versi Abraham

"Aku tak sudi ya memakai baju yang sama dengan gadis kampungan sepertimu cepat sana ganti!"

"Hey kenapa tidak kau saja yang ganti Villegas?"

keduanya -Bella dan Jasmine- saling tuding sambil melontarkan tatapan membunuhnya, aku yang mulai gerah pun menarik tangan Bella menjauh sebelum Tangga Abraham runtuh oleh amukan dua gadis itu,

Namun tak kusangka Jasmine and the gank mengikuti langkah kami dapat kulihat pancaran bayangannya ketika aku mengacungkan I-phoneku dan terlihat siluetnya lewat LCD, but wait... apa itu di tangan Jasmine? Dia memengang sebotol orange juice yang siap di siramkan pada Bella!

"Jangan!"

sergahku berbalik berusaha melindungi temanku ini namun naasnya 'Byurrr...' Orange juice itu sukses mengotori T-shirt dan cardiganku

"Oh My God."

Aku menatap nanar penampilanku yang sudah tak karuan ini, padahal kan sebentar lagi pelajaran dimulai mana aku juga ada ekskul drama setelah ini, and look at me now aku sangat kacau dan iuhh... lengket

"Ups Sorry."

Jasmine tersenyum puas dan dengan santainya membuang botol kosong itu dan beserta dua lebah kawanannya berjalan menjauhiku sambil cekikikan

My Arrogant BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang