Seminggu kemudian,
Setelah satu minggu lamanya pasangan kasmaran menghabiskan waktu berkualitas; berdua , kini Liburan keduanya telah usai, dan itu artinya mereka akan kembali disibukkan oleh kegiatan individu.
Masing-masing akan menyelesaikan project yang berbeda dan pada tempat yang berbeda pula.
Bukan hanya terpisah jarak namun juga mereka terpisah ruang dan waktu. Lantaran jennie menghadiri event channel diparis dan akan menghabiskan beberapa hari disana, lalu kemudian jisoo yang sedang menjalankan proses syuting filmnya dijepang.
Karena mereka tidak berada dinegara yang sama hal itu menyebabkan perbedaan waktu keduanya cukup jauh. Cukup menyulitkan mereka saat berkomunikasi. Karena jika jisoo menelpon kekasihnya diwaktu senja maka ia akan menemukan jennie dengan wajah mengantuknya, tentu saja diparis telah menunjukkan waktu tengah malam.
Seperti saat ini,karena jisoo baru saja menyelesaikan proses syutingnya sedikit agak malam ia tiba2 merindukan kekasihnya. Kebutuhan melihat wajah jennie sangat menuntutnya. Sehingga memutuskan memanggil kekasihnya adalah cara yang tepat.
Ia tahu jika gadis bermata kucing tersebut tidak akan marah walaupun ia harus terbangun dari mimpi indahnya. Disamping jisoo adalah prioritasnya, jennie juga merindukan gadis pujaannya tersebut.
"Hay beb!" Sapa jisoo saat sambungan face to face nya tersambung. Ia tersenyum saat melihat wajah seseorang yang menjawabnya.
"Nee...annyeong! Chagiya~ " sahut jennie dengan suara mengantuknya namun masih terdengar bersemangat.
"Bogoshipo !!" Seru jisoo manja sambil memayunkan bibir bawahnya.
Sementara reaksi jennie yang melihatnya terkekeh pelan lalu membawa jarinya menyentuh layar ponselnya. Seolah ia sedang membelai sayang wajah jisoo melalui perangkat tersebut.
"Nado !!"
Jennie menjawab dengan turut memayunkan bibirnya. Meniru tingkah menggemaskan pacarnya. "Baru 2 hari disini aku sudah frustasi. Aku tidak bisa lama2 jauh darimu sayang."
Gadis yang lebih muda berkata dengan manja bahkan dengan aegyo andalannya. Membuat siapa saja geli bahkan muak tapi tidak dengan jisoo hal itu justru membuatnya gemas dan ingin memencet pipi mandu gadis bermata kucing.
"Aku bisa gila jika terus seperti ini. Aku sangat merindukanmu." Jennie menambahkan
"Me too beb ! Aku juga sangat merindukanmu." Sahut jisoo tersenyum senang. Mereka memang sangat merindukan satu sama lain pasalnya ini kali pertama keduanya berada sangat jauh semenjak menjalin hubungan.
"Aku merindukan saat kita bekerja bersama. Kenapa sajangnim tidak memberi kita pekerjaan berdua lagi." Jennie mengeluh dengan mengakui harapannya tersebut.
Jisoo tertawa pelan sambil menggeleng. "Jangan bodoh ! Sajangnim tidak akan sembarang memberi kita pekerjaan bersama jika tidak sesuai scedulenya. Atau bahkan tidak ada event yang tepat."
"Ya. Tapi apa salahnya aku berharap. Siapa tahu ada keajaiban dan tiba2 sajangnim meminta kita bekerjasama lagi. Kan daebbak !! Jennie tertawa kecil atas ucapannya sendiri.
"Oh ya? Tapi kalau tidak salah, bukankah sebelumnya kau takut jika kita jadi partner lagi? karena kau tidak bisa bertindak acuh padaku lalu berpura2 bahwa kita bukan pasangan. Bukan begitu jennie kim?" Tanya jisoo. Sedikit mengingatkan memori jennie tentang obrolan mereka diapartemen miliknya.
Jennie mengusap rambutnya sambil menjulurkan lidah diantara giginya sebelum kemudian ia tertawa kecil karena kekasihnya tak pernah melupakan ungkapannya tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Entertainer [ jensoo]
Romansa(WARNING: MATURE CONTENT, GXG, KATA² KASAR,dan tulisan ini mengandung nikotin, heroin, morphine, yg membuat pembaca adictive) Sebagai seorang entertainer harus profesional bukan? Bekerja dengan orang² yang berbeda setiap saat, walaupun terkadang kit...
![Entertainer [ jensoo]](https://img.wattpad.com/cover/160932739-64-k564618.jpg)