Cerita Perpisahan Kita
Aku ingin mengenangmu dengan benar
Walaupun pada akhirnya dermaga tak lagi terlihat dipelupuk mata
Hingga hujan tak lagi jatuh mengenangmu
Akan aku coba hingga mentari tak lagi berpendar hangat
Aku mengenalmu dengan baik
Maka akan selalu ku coba untuk tetap menyayangimu walau semu sebagai jawaban
Bersamamu ku bingkai berjuta perasaan sebagai kenangan
Walau engkau selalu memilih beranjak
Memberi etalase tranparan diantara hubungan kita
Pembatas nyata namun terlalu pekat
Membiarkan aku melebur bersama luka
Tanpa tau apakah kau baik-baik saja
Dan apabila kau izinkan aku memutar waktu
Akan kubiarkan aku yang terluka akan perpisahan itu
Menyendiri ditepi cakrawala
Dengan wajah mu yang menemani sebagai semesta
Ini permohonan maafku...
KAMU SEDANG MEMBACA
PROSA
Poetry"Ini tentang kamu dan mereka yang ingin kuabadikan dalam kata sederhana yang datang tanpa ku undang" Terlalu sederhana yang kutulis didalamnya, bukankah seorang puitis menulis hanya untuk jujur kepada dirinya sendiri? Dan itu yang sedang ku lakukan...
