Denting Lonceng
Ruang ini persis akan kamu
Tenang, nyaman dan menenangkan
Aku terpaku dalam dimensi berbeda
Namun rasa yang sama
Aku masih ingat,
Bagaimana dentin lonceng kala kau mendekat
Euforia yang begitu menyenangkan
Bahwa mungkin kamu akan selalu abadi
Kau terkenang,
Dalam bahagia kisah yang kutuliskan
Hadirmu layaknya lonceng peringatan
Bahwa akan ku menemui bahagia
Dalam kurun waktu kala mata kita bertemu
KAMU SEDANG MEMBACA
PROSA
Puisi"Ini tentang kamu dan mereka yang ingin kuabadikan dalam kata sederhana yang datang tanpa ku undang" Terlalu sederhana yang kutulis didalamnya, bukankah seorang puitis menulis hanya untuk jujur kepada dirinya sendiri? Dan itu yang sedang ku lakukan...
