➶i miss you so bad

6.7K 1.1K 146
                                        

baekjin keluar dari kamarnya dengan setelan kantor rapi, berjalan menuju kamar seungmin dan menemukan ruangan yang sudah kosong.

"pasti sudah bangun." gumamnya. kemudian membawa langkah menuju dapur dan benar saja, si manis itu sedang berkutat dengan peralatan memasak nya.

"selamat pagi."

"oh-" seungmin menoleh dengan terkejut. "selamat pagi, sarapan sebentar lagi siap." baekjin hanya mengangguk, menarik salah satu kursi dan menunggu seungmin menyelesaikan pekerjaannya.

"malam nanti ingin makan apa?"

"sepertinya aku akan lembur."

"oh, jika begitu aku akan membuatkanmu bekal." seungmin meletakkan makanan favorit baekjin diatas meja serta kotak bekal yang akan dibawanya. "jangan terlalu memaksakan diri bekerja, kau harus istirahat yang cukup."

"iya sayang." baekjin tersenyum tipis, menikmati sarapannya sambil sesekali mencuri pandang kearah seungmin.

sudah hampir sebulan mereka tinggal bersama dan selama itu pula, lelaki manis itu yang menyiapkan segala macam keperluannya, pakaian kantor, kopi hitam, bahkan makanan favoritnya.

bukankah mereka sudah cocok untuk menikah dan berkeluarga?

"hei kemarilah." panggil baekjin, yang dipanggil mendekat dan tersentak saat tubuh mungilnya tiba-tiba ditarik hingga jatuh ke pangkuan.

"apa yang-"

"terimakasih."

lelaki yang lebih tua memberikan kecupan di dahi kemudian menurunkan kepalanya hendak meraih bibir si manis, tapi secepat kilat seungmin memalingkan wajahnya.

"k-kau bisa terlambat nanti." ucapnya sarat akan ke gugupan, kemudian bergegas berdiri. "aku akan menunggumu pulang."

chuu~

seungmin memberikan ciuman kaku di pipi, kemudian berlalu menuju ke ruang tengah, meninggalkan baekjin yang hanya tersenyum kecut.

seungmin memang tinggal bersamanya, tapi baekjin merasa jika mereka seperti orang asing. tidak ada hubungan intim apapun karna jangankan untuk itu, seungmin bahkan menolak satu ranjang dan selalu menghindar apabila baekjin memulai ciuman.

baekjin memang memiliki seungmin, tapi tidak lagi dengan hatinya.

baekjin memang memiliki seungmin, tapi tidak lagi dengan hatinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

siang ini seungmin menuju rumah sakit untuk menemani jaehyuk. kebiasaannya hampir sebulan ini karena memang dia tidak memiliki kegiatan apapun, baekjin melarangnya bekerja.

tling!

pintu lift terbuka begitu mencapai lantai tiga, lelaki manis yang tadinya menunduk itu mendongakkan kepala, terkejut setengah mati saat berpapasan dengan seseorang yang begitu dikenalnya di depan pintu.

"d-dokter jisung."

sama terkejutnya seperti seungmin, orang yang tidak lain adalah jisung itu sempat shock, namun dia segera mengontrol ekspresi wajahnya.

𝐀 𝐏𝐢𝐞𝐜𝐞 𝐨𝐟 𝐭𝐡𝐞 𝐌𝐨𝐨𝐧✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang